Halaman

Senin, 21 Juli 2014

Ketika Tari Bali, Qasidah, Rap dan Pujian Campursari Menyatu




Ketika Tari Bali, Qasidah, Rap dan Pujian Campursari Menyatu
Ketika Tari Bali, Qasidah, Rap dan Pujian Campursari Menyatu






surya online, surabaya - tepuk tangan bergemuruh di ruang gedung serbaguna gereja hkbp tanjung perak ketika sekelompok anak muda naik ke atas panggung.
sambutan meriah berupa tepuk tangan kembali bergelora ketika kelompok sholawat al banjari, nuqthoh usai membawakan lagu qasidah.
sambutan meriah itu menjadi hal istimewa mengingat mereka tampil di hadapan ratusan warga jemaat gereja, umat muslim dan umat hindu di acara bersama, doa dan pujian untuk.
kesatuan bangsa, minggu (20/7/2014) malam.
sebelumnya, ketika acara dibuka, sambutan meriah juga bergema ketika pembawa acara memanggil penampilan kelompok tari perwakilan dari pura agung jagad karana.
sambutan tepuk tangan yang disertai wajah-wajah gembira ratusan warga lintas agama malam itu seolah menjadi embun penyejuk di tengah hiruk pikuk menjelang penetapan hasil pilpres.
acara doa dan pujian untuk kesatuan bangsa merupakan kegiatan yang digagas majelis daerah surabaya timur (md st) 2 gereja kristen jawi wetan (gkjw).
program dari md st2 gkjw itu dijalankan oleh jemaat gkjw tanjung perak yang menggandeng warga muslim dan hindu.
acara yang diikuti warga dari latar belakang agama berbeda itu memadukan unsur ibadah dan atraksi seni.
unsur kebaktian malam itu dipadupadankan dengan rangkaian atraksi seni yang dihadirkan bergantian.
sepanjang acara warga yang hadir ikut larut ketika menyanyikan lagu-lagu pop rohani seperti lagu keagungan tuhan.
yang menarik, unsur seni yang dihadirkan sangat beragam.
mulai dari tari bali yang dibawakan warga umat hindu, qasidah, dan ragam pujian dari warga gereja.
masing-masing jemaat gkjw mdst 2 ( ada 12 gereja), gkjw gresik, gkjw lamongan, gkjw wiyung, gkjw manukan, gkjw jambangan, gkjw babatan,  gkjw karangpilang, gkjw luwung, gkjw simomulyo, gkjw tanjung perak, gkjw darmo, gkjw mojosari rejo dan hkbp menampilkan tampilan pujian berbeda.
ada yang tampil berupa paduan suara, campur sari sampai musik rap.
wakil sekretaris nu pc surabaya, teguh rachmanto, yang hadir dan mengikuti acara menyebut acara yang berlangsung ini bisa menjadi jawaban yang tepat dari kondisi bangsa sekarang.
"belakangan yang ditampilkan di televisi kan yang serem-serem, tapi sebenarnya yang ada sehari-hari ya seperti ini, semua senang, guyub bersama," ujar pria yang biasa diipanggil gus teguh itu.
ia berharap ke depan hal-hal kebersamaan tidak berhenti di tataran simbolis.
anak muda bisa didorong sebagai penyokong kebersamaaan berbangsa.
ketua panitia acara, sentot istiarso menyatakan sangat berbahagia karena acara bisa berlangsung.
"dari awal kami merencanakan suasananya sudah baik, respon dari semua pihak sangat luar biasa ketika kami menyampaikan tujuan acara," ujar sentot di sela acara, minggu (18/7/2014) malam.
acara doa dan pujian untuk kesatuan bangsa dengan tema 'allah yang membawa damai' ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya, berupa serasehan lintas agama.
"kami senang ternyata dalam waktu dekat sudah akan ada acara lanjutan, warga pura agung jagad karana sudah berencana membuat acara serupa, ini tentu merupakan langkah yang baik dalam menjaga kerukunan antar umat beragama," kata sentot.





baca juga



dua terdakwa gratifikasi perizinan pemkab gresik divonis setahun


yoga tidak sekadar tren


media energy beri warga sidorukun bingkisan lebaran


ditinggal acara keluarga, mobil dan sejumlah perhiasan digondol maling


uang dan motor hilang di rumah mewah





penulis: dyan rekohadi

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.