Halaman

Sabtu, 19 Juli 2014

Unisma Kini Miliki Jurusan PGRA




Unisma Kini Miliki Jurusan PGRA
Unisma Kini Miliki Jurusan PGRA






surya online, malang – universitas islam malang (unisma) menambah satu jurusan yang baru mulai tahun ini, yakni pendidikan guru raudhatul athfal (pgra) untuk jenjang sarjana.
pembantu rektor iii, unisma, prof dr h masykuri bakri, mengatakan jurusan pgra ini baru resmi dibuka pada awal juli, sesuai dengan keputusan kementerian agama (kemenag) ri no 3656 tahun 2014.
karena turunnya surat keputusan ini masih baru, maka para calon mahasiswa yang ingin mendaftar hanya bisa melalui seleksi gelombang ketiga yang berlangsung mulai 23 juli hingga 13 september mendatang.
“pendaftaran sebetulnya sudah mulai hari ini, yang masih masuk gelombang ke dua.
tapi, batasnya hingga 22 juli,” kata masykuri pada surya, sabtu (19/07/2014) siang.
masykuri menambahkan unisma hanya membuka dua kelas, atau menerima 60 mahasiswa saja untuk jurusan pgra, yang setara dengan pendidikan anak usia dini (paud).
jumlah ini disesuaikan dengan kuota awal yang telah ditentukan oleh kemenag.
jurusan pgra sendiri, lanjut masykuri menambah keragaman progam studi unisma.
saat ini di unisma sudah ada 20 jurusan untuk jenjang sarjana (termasuk pgra dan kedokteran), dan tujuh jurusan untuk jenjang magister.
rencananya, unisma juga akan membuka empat jurusan baru, yakni progam magister untuk jurusan peternakan dan matematika, serta progam sarjana untuk jurusan ilmu komunikasi dan pendidikan guru sekolah dasar (pgsd).
saat ini keempat jurusan baru ini tengah dalam proses di kementerian pendidikan dan kebudayaan ri (kemendikbud).
“hasilnya kami masih belum ketahui, namun harapannya keempat jurusan baru ini bisa dibuka pada tahun depan,” jelas masykuri.




terkait#unisma, pgra

baca juga



bareng helmy faishal, rhoma datang di unisma


fe unisma dipercaya pendampingan syariah di flores


fifi wisudawan terbaik unisma


dokter unisma harus sigap di daerah bencana


fkip unisma launching tiga prodi baru





penulis: adrianus adhi

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.