surya online, surabaya-asosiasi kota (askot) pssi surabaya berusaha tidak mengantungkan uluran bantuan pemerintah dalam menjalankan roda organisasi.
pssi surabaya tidak mau memakai dana yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (apbd) pemerintah kota (pemkot) surabaya.
pssi surabaya berusaha konsisten pakai sumber dana nonapbd yang sudah dilakukan sejak satu tahun lalu.
pssi memakai dana mandiri dalam menjalankan organisasi dan pembinaan sepak bola di kota pahlawan.
"kami akan konsisten menjalankan pembinaan tanpa apbd.
semua program akan kami laksanakan dengan dana kami," sebut gede widiade, ketua askot pssi surabaya, senin (21/7/2014).
menurut gede, dirinya dan pengurus merasa lebih nyaman dan tenang dalam menjalankan organisasi dan pembinaan tanpa apbd.
"apbd itu sumber malapetaka, sumber pidana.
uangnya kecil, tapi kita ditarik-tarik ke pidana jika ada salah.
kita harus berani membuka era baru tanpa apbd dan hal itu telah kita buktikan bersama," jelas gede.
karena sumber dana dari mandiri, gede meminta semua jajaran pengurus pssi bersikap disiplin dan efisien.
penggunaan dana harus disesuaikan dengan kemampuan.
"penggunaan dana jangan sampai boros.
saya sudah evaluasi, tahun lalu masih ada pemborosan-pembosan yang tidak perlu," tutur gede.
baca juga
kompetisi pssi surabaya bakal diikuti 20 klub
penulis: fatkhul alami
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.