| Merajut Mimpi Sumba Timur |
oleh : eko prasetyo penulis dan editor bukueditor.
eko@gmail.
com
tidak dimungkiri, pendidikan di tanah air belum merata secara baik.
kondisi ini bisa dilihat terutama di daerah 3t (terluar, terdepan, tertinggal).
karena itu, pemerintah melalui dikti kemendikbud melaksanakan program maju bersama mencerdaskan indonesia dengan subprogram sm-3t (sarjana mengajar di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal).
di antara 17 lptk di indonesia, salah satu yang ditunjuk adalah unesa.
pada angkatan kedua sm-3t, para sarjana pilihan ini dikirim bertugas ke sumba timur, aceh singkil, talaud, dan maluku barat daya.
di sinilah sesungguhnya mental sebagai pendidik pengabdi bangsa betul-betul diuji dan ditempa.
mereka mampu melihat spirit belajar yang luar biasa dari anak-anak setempat meski kondisinya penuh keterbatasan.
banyak cerita menarik, menggugah, dan mengharukan dari para pengajar tersebut.
alumni angkatan kedua sm-3t yang dikirim ke sumba timur, ntt, itu menuliskannya dalam buku mimpiku, mimpimu, mimpi kita.
buku yang memuat kisah-kisah inspiratif itu diluncurkan di gedung pppg unesa pada 26 juni 2014 bersamaan dengan seminar pppg sebagai penggerak literasi unesa.
seminar tersebut menghadirkan para pakar literasi seperti sirikit syah (sirikit school of writing), satria dharma (eureka academia), much khoiri (jaringan literasi indonesia), dan a wahju (indonesia menulis).
dialog gayeng ini dimoderatori oleh dosen unesa fafi inayatillah dan wartawan senior rukin firda.
direktur pppg unesa prof dr luthfiyah nurlaela mpd menjelaskan, literasi sangat penting dikuasai di semua bidang dalam era modern sekarang ini.
”kami berkomitmen menjalankan program-program terkait peningkatan mutu pendidikan di daerah tertinggal sekaligus mewujudkan tumbuhnya budaya literasi.
para mahasiswa pppg unesa yang pernah menjadi peserta sm-3t menjawabnya lewat buku.
sudah tiga buku dihasilkan dan akan menyusul yang lainnya,” tegas perempuan asal tuban itu.
selepas acara yang diselingi tari-tarian asal bali, aceh, dan ntt itu, pejabat teras pppg unesa beserta empat narasumber dan pegiat literasi lainnya menandatangani kesepakatan untuk memajukan budaya literasi.
”ini tentu membawa konsekuensi tersendiri.
namun, menggairahkan iklim literasi adalah suatu keharusan yang tidak bisa ditawar lagi,” pungkas luthfiyah.
terkait#sm3t, sumba timur
baca juga
besok, calon guru di pulau terpencil berangkat
496 sarjana gagal seleksi sm3t
unesa seleksi 150 sarjana sm3t
surya kunjungi pendidikan daerah tertinggal di intim
dikti-unesa tinjau guru di daerah tertinggal
editor: tri hatma ningsih
sumber: surya cetak
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.