Halaman

Selasa, 08 Juli 2014

Baleho Tahapan Pilpres KPU Kota Madiun Disoal Timses Jokowi-JK




Baleho Tahapan Pilpres KPU Kota Madiun Disoal Timses Jokowi-JK
Baleho Tahapan Pilpres KPU Kota Madiun Disoal Timses Jokowi-JK






surya online, madiun-baleho yang berisi sosialisasi tahapan penyelenggaraan pemilihan umum presiden (pilpres) dan wakil presiden (wapres) yang dibuat kpu kota madiun mulai dipermasalahkan tim sukses pasanga calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) joko widodo dan jusuf kalla.
hal ini lantaran ada kejanggalan dalam tulisan indonesia memilih.
di dalam tulisan indonesia itu ada kata one berwarna merah yang berbeda dengan tulisan ind dan sia yang berwarna putih.
didalam bahasa inggris tulisan itu tampak seakan berdiri sendiri dan dibaca one yang diduga ada indikasi mengajak pemilih untuk memilih pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 yakni prabowo subianto - hatta rajasa.
"infonya ada yang nggak terima atas baliho sosialisasi yang dipasang kpu.
padahal isinya tentang tahapan dan visi misi.
memang itu ada tulisan indonesia, tapi cara bacanya hurufnya itu dipenggal-penggal.
jadinya ind,one,sia, ternyata one itu dianggap pasangan nomor 1," terang ketua panwaslu kota madiun, agung harijadi kepada surya, senin (7/7/2014).
lebih jauh, agung menguraikan panwaslu kota madiun sudah menindaklanjuti laporan dari tim sukses jokowi-jk itu.
saat ini, panwaslu masih menunggu keputusan dari badan pengawas pemilu (bawaslu) propinsi jawa timur.
lantaran hanya bawaslu yang memiliki keputusan mengikat dan tetap.
"dalam laporannya, baliho sosialisasi yang dipasang di depan kantor kpu diduga masuk ke ranah sengketa pemilu yang berarti sengketa antara peserta pemilu dan penyelenggara pemilu.
kami masih menunggu keputusan bawaslu propisi jatim.
karena keputusan bawaslu bersifat final dan mengikat.
artinya keputusan harus dilaksanakan dan mengikat kedua belah pihak serta tidak ada banding," imbuhnya.
sementara secara terpisah, ketua kpu kota madiun, sasongko menanggapi indikasi kejanggalan dalam baleho tahapan pilpres milik kpu itu berdalih jika pembuatan baleho tahapan pilpres dibuat jauh-jauh hari sebelum penetapan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
kpu tidak mempermasalahkan, jika bawaslu meminta kpu melepas baleho itu.
"itu tulisan indonesia.
mereka (tim sukses) membacanya diputus-putus.
kami nggak tahu kalau itu di awal tidak ada masalah, kemudian akhirnya dipermasalahkan kami tidak bisa berbuat banyak.
kalau memang harus dicopot, ya akan dicopot, nggak masalah.
kami kan berhak memberikan sosialisasi kepada masyarakat," katanya.
selain itu, sasongko mengaku siap menghadapi gugatan, jika permasalahan tulisan baliho tahapan pilpres yang dipasang kpu dibawa hingga ke mahkamah konstitusi (mk) oleh timses jokowi-jk.
"kalau memang ada gugatan kami siap menjalai proses itu.
saya dengar sudah ada yang membawa masalah ini ke bawaslu ri," ucapnya.
lebih jauh, sasongko menguraikan jika tulisan indonesia di baleho tahapan pilpes itu, bukan hanya terjadi di kpu kota madiun, kondisi yang sama kata sasongko juga ada di kpu kediri dan kpu trenggalek.
"itu kan hanya masalah model tulisan maupun design yang digunakan kpu sebagai sarana sosilasisasi ke masyarakat saja.
konsep tulisan dan design itu pernah digunakan dalam pemilu legislatif (pileg) 9 april 2014 lalu.
kalau design itu sudah kami gunakan sejak pileg, kenapa baru dipermasalahkan sekarang," pungkasnya.





baca juga



jelang pilpres, kapolres malang periksa senjata dan kendaraan





penulis: sudarmawan

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.