Halaman

Senin, 16 Juni 2014

Pengawas SBMPTN Dibekali Pengetahuan Perangkat Canggih









surya online, jember - peserta ujian tulis seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (sbmptn) hanya boleh membaya pensil, penghapus, dan rautan pensil.
sejumlah peralatan yang tidak boleh dibawa adalah pulpen, jam tangan, dan tentu saja ponsel.
bahkan untuk sbmptn kali ini, pengawas sbmptn di jember mendapatkan bekal pengetahuan baru.
bekal baru itu terkait beberapa produk elektronik yang bisa menjadi alat pengintai karena bisa dilengkapi dengan kamera.
perangkat itu antara lain kacamata, sabuk, pulpen, jam tangan, juga kancing baju.
"pengawas mendapatkan briefing terkait pengawasan sbmptn.
briefing yang dilakukan antara lain mengenali tanda atau sikap yang mencurigakan dari peserta.
dan juga pengenalan tentang perangkat elektronik yang bisa dipasangi kamera," ujar ketua pelaksana harian sbmptn panlok 58 jember hairrudin kepada surya, senin (16/6/2014).
briefing itu untuk mengantisipasi terjadinya aksi perjokian dan mencontek.
untuk mengantisipasi perjokian, pengawas mencocokkan peserta dengan foto di tanda peserta.
selain itu, tempat duduk peserta ditentukan secara acak oleh tim teknologi informasi universitas jember.
sebab, berdasarkan sejumlah pengalaman, perjokian terjadi dimulai dari sejak pendaftaran.
karenanya, bisa jadi antara pendaftar nomor satu dan nomor dua tidak mendapatkan nomor berurutan.
"sejak pendaftaran, nomor urutnya diacak sehingga tempat duduknya bisa jadi berjauhan atau berbeda ruangan.
pengacakan ini untuk mencegah perjokian," lanjut pembantu dekan i fakultas kedokteran unej itu.
sedangkan untuk aksi mencontek atau mendapatkan bantuan, perangkat elektronik dilarang untuk dibawa serta.
"pokoknya hanya tiga benda yang boleh dibawa yakni pensil, penghapus dan rautan pensil.
lainnya seperti pulpen disediakan panitia," tegasnya.
sementara ciri-ciri yang mencurigakan antara lain batuk-batuk panjang atau memakai jeda waktu tertentu.
setidaknya ada lima tanda mencurigakan yang acapkali ditemukan dalam pelaksanaan tes serupa.
untuk sbmptn kali ini, panlok 58 jember menyiapkan 1.
181 pengawas, termasuk pengawas cadangan.
personel keamanan juga dilibatkan baik dari satuan pengamanan unej, maupun pengamanan tertutup dari kepolisian.
hairrudin menambahkan himbauan kepada para peserta sbmptn.
karena tes tulis sbmptn tahun ini hanya digelar sehari saja maka peserta dihimbau tidak lupa membawa persyaratan.
persyaratan itu adalah membawa tanda peserta, fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi atau surat keterangan hasil ujian nasional (skhun).
  kalau tahun lalu, pelaksanaan tes tulis dilaksanakan selama dua hari.
ketika peserta lupa membawa salah satu persyaratan maka verifikasi bisa dilakukan di hari kedua.
"kalau sekarang kan hanya sehari, jadi kami harapkan tidak sampai kelupaan," tegas hairrudin.
tes tulis sbmptn di panlok 58 jember tahun ini diikuti oleh 10.
772 orang.
mereka ditempatkan di semua fakultas di unej dan di 12 lokasi lain di sekitar unej.
ada 314 ruangan yang dipakai.
setiap ruangan diisi oleh maksimal 20 orang.
setiap orang pengawas mengawasi 10 orang peserya.
tes tulis digelar serentak di seluruh indonesia, selasa (17/6/2014).





baca juga



satu pengawas jaga 10 peserta sbmptn





penulis: sri wahyunik

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.