Halaman

Sabtu, 21 Juni 2014

Masih Ada Pejalan Kaki di Badan Jalan









surya online, malang - tim penilai wtn (wahana tata nugraha) di kabupaten malang mengekpose hasil penilaiannya di hadapan pimpinan formpinda (forum pinpinan daerah) dan sejumlah kepala skpd kabupaten malang mengikuti penilaian wtn untuk kategori kota kecil, yaitu kota kepanjen.
ada delapan ktl (kawasan tertib lalu lintas) yang dinilai.
yang mengekspose penilaian itu adalah sigit irfansyah atd msc, ketua tim penila wtn.
"ada upaya yang sangat baik dari pemkab malang memberikan ruang pada pejalan kaki dengan adanya trotoar.
secara umum, kondisi jalan-jalan di kepanjen juga sudah baik," jelas m hidayat, kabag humas pemkab malang kepada surya online, jumat (20/6/2014).
rambu-rambu lalu lintas juga memenuhi standar.
namun dalam penilaian, tim menemukan masih ada ruas jalan nasional yang diberi tanda parkir untuk roda dua dan empat.
padahal harusnya tidak diperbolehkan.
selain itu, tim juga menemukan masih ada anak sekolah yang berjalan kaki di badan jalan, bukan di trotoar.
"penggunaan helm oleh pengendara juga tertib, termasuk dengan memberi helm pada anak yang dibonceng," tambah hidayat.
adanya pelajar yang masih menggunakan badan jalan padahal ada trotoar langsung direspons bupati malang, rendra kresna yang hadir di acara ekspose penilaian itu.
ia kemudian meminta kadindik kabupaten malang, budi iswoyo untuk memberi penyadaran ke para pelajar agar berjalan di trotoar bukan di badan jalan.
adanya jalibar (jalan lingkar barat) untuk mengurangi kemacetan di dalam kota kepanjen menjadi terobosan pemkab malang juga disampaikan oleh tim penilai.
pemkab malang juga sudah memprogram kerja adanya jalitim (jalan lingkar timur).
menurut hidayat, dari tim penilai memberi sinyal nampaknya kota kepanjen akan mendapat wtn lagi pada tahun ini.
bupati mengharapkan perolehan wtn lima kali berturut-turut agar mendapat wtn kencana.
"kita sudah mengikuti wtn sejak 2002 dan mendapatkan piala wtn," kata rendra.
tapi kemudian pada 2007, 2010 dan 2011 hanya mendapat plakat.
tapi kemudian pada 2012 dan 2013 memperoleh lagi piala wtn.
wtn adalah penghargaan pemerintah pusat ke daerah di bidang ketertiban lalu lintas.
ekpose penilaian wtn dihadiri banyak pihak juga bakal memberi poin penilaian sendiri karena bisa ditindaklanjuti oleh para pemegang keputusan.
penilaian wtn dilakukan pada kamis lalu.
dishubkominfo kabupaten malang tetap diminta melakukan pembenahan karena masih ada trotoar yang masih dipakai jualan untuk pkl.





penulis: sylvianita widyawati

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.