surya online, surabaya-situasi sulit sedang dihadpai yanitra dalam lanjutan kompetisi liga futsal amatir (lfa) divisi i v/2014.
skuad yang diarsiteki hadi purwanto ini tidak bisa bebas dalam menyiapkan pemain ketika meladeni tim prambanan dwipaka di gool futsal surabaya, sabtu (21/6/2014) malam.
yanitra sedang dilanda krisis jumlah pemain.
kini hanya memiliki tujuh pemain saja guna meladeni prambanan pada pertandingan pekan ke-13 ini.
ini realita yang sedang memayungi yanitra dalam pentas lfa musim ini.
menghadapi krisis pemain, yanitra tidak mau cengeng.
mereka tidak mau menyerah dan mengeluh dengan keadaaan saat bertemu prambanan.
semangat dan kerja keras dijanjikan pemain-pemain yanitra.
"pemain hanya tujuh orang, tapi kami tetap bertarung fight," sebut hadi purwanto, jumat (20/6/2014).
pada musim ini, yanitra sejatinya diisi sebanyak 14 pemain.
pemain sebanyak itu, yang tercatat aktif hanya 10 orang.
jumlah tersebut kian terkikis, menyusul cedera pemain dan akumulasi kartu.
rochim tidak bisa tampil, lantaran mengalami cedera.
yanitra juga kehilangan alta dan agus pada pertandingan ini, karena mengantongi akumulasi kartu pada pertandingan sebelumnya.
iwan -panggilan hadi purwanto- pun dituntut memeras otak guna menyiapkan pasukannya pada pertandingan nanti.
dia tidak akan menyerah dengan keadaan yang sedang melanda tim didikannya.
caranya, pemain yang ada bakal dimaksimalkan di lapangan.
"jumlahnya sangat minim, jadi harus memaksimalkan pemain yang tersisa," ucap iwan.
pelatih yang memegang tim futsal surabaya pada porprov 2013 di kota madiun ini agak rilek, karena tidak ada target khusus dari pengurus atau manajemen yanitra.
"pada putaran pertama ini, kami tidak dibebani terget harus bagimana," cetus iwan.
saat ditanya tidak bisa bebas dalam menyiapkan dan melakukan rotasi pemain, iwan tidak bisa berbuat banyak.
ia hanya berusaha menyiapkan tim sebaik mungkin guna meladeni prambanan.
"ya, mau bagimana lagi, adanya segitu (tujuh pemain)," aku iwan.
adanya ancaman fisik pemain akan terkuras di lapangan karena jumlah pemain minim, iwan mengaku sudah memikirkan dan menyipkan timnya.
dia meminta supaya pemain bisa mengatur permainan dan fisiknya secara baik.
"kita utamakan main tenang dan konsentrasi.
biar tidak begitu menguras tenaga mas," jelas iwan.
bagi iwan, prambanan bukanlah tim asing.
iwan sudah mengetahui kekuatan dan materi pemain calon lawan, karena ada dua mantan pemain didikannya yang kini membela prambanan.
nazaruddin martha dan yopi yang kini berada di prambanan, merupakan mantan pemain asuhannya saat masih berada di green army.
baca juga
amunisi yanitra rontok
penulis: fatkhul alami
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.