surya online, surabaya - tim futsal jawa timur (jatim) proyeksi pon xix/2016 terus melakukan seleksi demi memburu talenta-talenta berbakat di seantero jatim.
setelah menggelar seleksi di empat wilayah, surabaya, malang, madiun, dan jember, kini tim futsal jatim menyasar seleksi di surabaya, tepatnya di gool futsal surabaya, senin hingga rabu (23-25/6/2014).
“seleksi kembali dilakukan di surabaya.
kali ini kami ingin memberi kesempatan kepada pemain-pemain yang belum sempat mengikuti seleksi di empat sesi sebelumnya,” kata ambar supriyanto, asisten pelatih tim futsal jatim, rabu (18/6/2014).
sebelumnya, di surabaya seleksi mendapatkan 14 pemain, di malang mendapatkan 10 pemain, di madiun mendapatkan sembilan pemain dan di jember mendapatkan 14 pemain.
nantinya, ungkap supri—sapaan akrab ambar supriyanto—seluruh pemain yang terjaring seleksi di lima sesi ini akan dikerucutkan lagi.
”semua pemain yang tersaring seleksi di wilayahnya masing-masing nantinya akan dikumpulkan dan diseleksi lagi.
jumlah mereka akan dikerucutkan dan akan dipilih yang terbaik dari yang terbaik,” kata supri.
dijelaskan supri, untuk seleksi kedua di surabaya, senin-rabu mendatang, pemain-pemain dari madura, gresik, dan wilayah lainnya bisa mengikuti seleksi ini.
intinya, seleksi dibuka selebar-lebarnya.
”untuk madura dan gresik kan memang belum terlibat dalam seleksi, makanya kami beri mereka kesempatan pada senin-rabu besok.
intinya, semuanya boleh ikut seleksi,” kata supri.
tim futsal jatim akan memulai perjuangannya lewat babak kualifikasi yang dijadwalkan dilakukan 2015.
tim futsal jatim dimanajeri dimas bagus kurniawan dan diarsiteki oleh pelatih kepala andri irawan, yang notabene adalah pelatih timnas futsal indonesia dibantu dua asisten, yakni ambar supriyanto dan eko m purbo.
terkait#futsal pra pon jatim, seleksi, di surabaya lagi
baca juga
instruktur kurikulum diseleksi ketat
peserta seleksi di ub kembali berkurang 36 orang
tim seleksi beasiswa miskin harus selektif
lepas thomas rian ke timnas u-23
lulusannya langsung jadi supervisi
penulis: eko darmoko
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.