Halaman

Kamis, 19 Juni 2014

Industri Berharap Pemerintah Komitmen Bangun Digitalisasi Televisi









surya online, surabaya – pabrikan perangkat elektronik dalam negeri, pt hartono istana teknologi, berharap pemerintah menepati komitmennya untuk menjalankan rencana digitalisasi siaran televisi di tanah air.
public relations dari pabrikan pembuat perkakas elektronik merk polytron ini, santo kadarusman, mengatakan, komitmen kuat dari pemerintah untuk menjalankan rencana ini, bisa membuat industri elektronik bergairah, karena akan menciptakan ceruk pasar baru dari alat set top box tv, alias alat pengubah sinyal antena analog menjadi siaran televisi digital.
menurut santo, peluang pasar dari set top box tv sebetulnya sangat potensial.
saat ini, semakin banyak orang pakai televisi lcd dan led, dimana pakai antena analog saja tentu belum cukup.
dalam banyak kasus, pengguna televisi led memang kerap kesulitan menerima kualitas gambar yang baik, bila hanya menggunakan antena analog.
“maka dari itu, ada set top box, agar pengguna televisi led bisa mendapatkan kualitas gambar maksimal.
ini jadi peluang buat industri elektronik untuk berjualan.
masalahnya, tanpa komitmen pemerintah yang kuat untuk membangun jaringan digital, membeli alat ini akan sia-sia,” kata santo.
santo mengatakan, industri perangkat televisi digital saat ini memang tengah gamang.
industri sangat khawatir, proyek digitalisasi televisi tahap kedua yang dicetuskan tahun lalu, bakal kembali mangkrak seperti proyek pendahulunya.
“lima tahun lalu, pemerintah memulai proyek.
kami sudah produksi 30.
000 unit, tapi saat menjual, proyek digitalisasi malah dihentikan.
beberapa tower shut down (dimatikan, red).
sekitar 10.
000 unit set top box kami akhirnya tidak bisa dijual.
bisa dibayangkan berapa kerugian yang ada,” ungkap santo.
polytron sendiri saat ini memang menjadi salah satu pemain terpenting dari pasar set top box.
selain menjual perangkat, perusahaan dengan pabrik yang berlokasi di semarang dan kudus ini, juga melepas televisi led dengan biult in set top box.
menurut santo, meski infrastruktur televisi digital belum sepenuhnya siap, produk mereka mendapat respon yang cukup baik.





baca juga



menuju televisi digital, siapkah?





penulis: aji bramastra

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.