surya online, batu - hasil survei tim kajian pembangunan sarana pariwisata kereta gantung dari institut teknologi sepuluh nopember pada saat liburan panjang tidak lama ini menyebutkan, 95 persen wisatawan tertarik dengan keberadaan sarana wisata kereta gantung.
“hasil survey, wisawatan ingin menikmati pemandangan alam dari atas, katanya memiliki sensasi luar biasa,” papar kepala badan perencanaan dan pembangunan daerah (bappeda) kota batu, eny rachyuningsih usai rapat koordinasi dengan tim its di balai kota, selasa (6/5/2014).
dalam rapat, tim its memaparkan empat hal tentang rencana pembangunan kereta gantung.
pertama, apa memang perlu kota batu membangun kereta gantung? kedua, konsep desainnya seperti apa? ketiga, rutenya mana saja? dan keempat, komitmen konsesus diantara stakeholder di batu terkait pembangunan ini bagaimana?“selanjutnya, jangan sampai sudah membangun mahal tapi nanti tidak terpakai.
semua memberi masukan dan semua ok (setuju),” terangnya.
pertimbangan lain adalah peta klimatologi, karena kota batu rentan dengan arah angin.
di musim tertentu terdapat puting beliung.
untuk rute belum ditentukan, tapi disebutkan rute pendek sepanjang 1 km, rute menengah antara 34 km, dan panjang 7 km.
“selain untuk wisata, ke depan diharapkan bisa menjadi alat transportasi bagi wisatawan menuju ke obyek wisata satu dengan lainnya,” katanya.
karena itu, titik kereta gantung menghubungkan obyek wisata satu dengan lainnya.
di kota batu terdapat 15 obyek wisata utama yang menjadi acuan dan dikategorikan, antara lain, obyek wisata buatan, wisata kota, wisata agro, wisata minat khusus dan wisata alam.
rencana kereta gantung ini memiliki terminal awal, transit dan terminal akhir.
khusus terminal transit, masih dibicarakan dengan pengelola obyek wisata karena banyak yang mau ada terminal di situ.
“ini nanti bisa memberikan multiplayer effect.
nanti di sana bisa ada (dibangun) pasar, tempat istirahat dan mal,” sambung eny.
studi kelayakan yang dilakukan tim its rencananya selesai agustus 2014, setelah itu dilakukan detailed engineering design (ded) yang rencananya selesai oktober.
“setelah itu kami sosialisasikan kepada masyarakat, terkiat perizinan, termasuk amdal karena ruang lingkupnya besar,” ujarnya.
kepala dinas pariwisata dan kebudayaan mistin mengungkapkan, realisasi pembangunan kereta gantung itu akan menambah daya tarik wisatawan.
“saya sangat optimistis obyek wisata ini akan memberi daya tarik wisatawan datang ke kota batu,” ungkapnya.
terkait#kereta gantung, untuk, nikmati, alam
baca juga
untuk keamanan, made joga ditahan di lapas sidoarjo
empat bulan, enam kali perampok di lamongan
polres sebar timsus buru perampok 12 kg di babat
6 hari sebelum kejadian ada orang misterius pesan cincin
ada cctv di toko emas, tapi belum disambungkan
penulis: iksan fauzi
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.