Halaman

Sabtu, 10 Mei 2014

Gordon Disuntik Formalin 7 Kilogram









surya online, surabaya – polisi terus menyelidiki kematian gordon william, turis asal inggris yang tewas di hotel surabaya plasa, kamis (8/5/2014).
penyelidikan ini terutama untuk memastikan  penyebab kematiannya dan aksi pihak hotel yang sengaja menyembunyikan peristiwa itu.
karena ada sejumlah persoalan, jenazah gordon belum bisa dibawa pulang ke tempat asalnya di inggris.
padahal, jenazah pria 75 tahun tersebut sudah diawetkan dengan disuntik formalin supaya bisa awet selama perjalanan ke negara asalnya.
dalam penelusuran polisi, diketahui bahwa pria 75 tahun itu sudah tiga hari menginap di sana bersama istrinya.
saat ditemukan tewas di toilet kamar tempatnya menginap, gordon dan istri sejatinya hendak cek out untuk melanjutkan liburan ke bali.
pertama yang mengetahui korban meninggal di kamar mandi adalah istrinya, pada kamis (8/5/2014) pagi sekitar pukul 08.
30 wib.
kemudian, dilaporkan ke scurity hotel lalu pihak hotel memanggil dokter untuk memeriksa keadaan korban.
setelah dipastikan meninggal, korban kemudian dibawa ke rsu dr soetomo.
dan masalah mulai muncul ketika jenazah gordon hendak dibawa keluar dari kamar jenazah rsu dr soetomo.
pihak rumah sakit melarang korban dibawa tanpa ada laporan dari polisi.
“istri korban kemudian kembali ke hotel.
dan baru sekitar pukl 18.
00 wib peristiwa itu dilaporkan polisi.
saat petugas ke lokasi, tkp (tempat kejadian perkara)-nya sudah dibersihkan semua,” kata kanit reskrim polsek genteng, iptu iwan hari poerwanto, jumat (9/5/2014).
polisi pun kemudian memeriksa sejumlah saksi.
selain pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kematian korban, ada juga tujuh pegawai hotel plasa surabaya yang diperiksa karena diduga sengaja menyembunyikan peristiwa itu dari polisi.
peristiwa seperti ini bukan kali pertama terjadi.
dari catatan polisi, pada tahun 2010 lalu ada warga belanda yang tewas di tempat tersebut juga tidak dilaporkan ke polisi.
kemudian, beberapa waktu sebelumnya juga ada warga indonesia meninggal di sana juga tidak ada laporan.
terkait upaya penyelidikan untuk mengetahui penyabab kematian korban, polisi juga hanya bisa memintai keterangan para saksi.
lokasi kejadian sudah rusak alias tidak bisa dipakai dasar, demikian halnya dengan jenazah korban yang sudah tidak bisa diapa-apakan untuk kepentingan penyidikan lantaran sudah diawetkan menggunakan formalin.
“jenazah korban sudah diawetkan.
disuntik dengan tujuh kilo formalin,” sambung iwan.
yang terbaru, istri korban meminta jenazah suaminya dioutupsi.
itupun tidak bisa dipenuhi oleh polisi.
alasannya sama, pihak rumah sakit sudah mengawetkan jenazah korban menggunakan formalin.
tentang penyebab kematian gordon, dugaan sementara mengarah kepada panyakit jantung.
diduga, dia terkena serangan jantung saat sedang mandi, sehingga tewas mendadak di toilet kamar tempatnya menginap.





penulis: m taufik

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.