surya online, pasuruan - sejumlah peserta pemilihan cak dan yuk kabupaten pasuruan 2014, menilai proses seleksi sarat kecurangan dan tidak transparan.
seleksi pemilihan diikuti sekitar 200 peserta, dalam seleksi tahap pertama 3 mei lalu, 56 peserta dinyatakan lolos.
mereka terdiri dari 25 cak dan 31 yuk, padahal sebelumnya disampaikan jika akan diambil 50 peserta saja.
guru pembina ekskul smk grati, ami datus sholihati mengungkapkan, dari tujuh siswa didiknya yang ikut pemilihan, yaitu panggih bekti dinyatakan tidak lolos ada seleksi tahap dua.
alasan panitia adalah, tinggi badan panggih dinilai kurang memenuhi standar lomba.
padahal, menurut ami, semua muridnya sudah dinyatakan memenuhi semua syarat, termasuk tinggi badan, saat pertemuan teknis dengan panitia.
"kan aneh, kalau memang tingginya kurang, kan dia sudah tidak lolos saat technical meeting.
tapi ini dia sudah sampai tahap dua, tapi baru dinyatakan tidak lolos karena tingginya kurang 1 sentimeter," kata anak mantan wakil bupati pasuruan, muzammil syafi'i ini, jumat (9/5/2014).
seorang peserta kategori mahasiswa, titi erawati agustina, juga mengaku sangat kecewa lantaran tidak diloloskan dalam seleksi tahap awal dengan alasan tinggi badannya kurang 1 centimeter.
menurut cewek asal prigen itu, seharusnya panitia menyampaikan alasan tersebut sejak awal.
"harusnya dilakukan sejak awal, atau ditolak sebelum tes tahap pertama," ujar cewek yang sudah pernah mengikuti seleksi serupa tahun 2010 ini.
kepala dinas pariwisata, trijono isdijanto yang hendak dikonfirmasi, sedang tidak ada ditempat.
bahkan saat coba dihubungi melalui ponselnya, selalu tidak aktif.
"tadi saya sudah coba datangi ke kantor, tapi bapaknya (kadisparta) tidak ada," kata ami.
terkait#pemilihan cak yuk, seleksi, pasuruan
baca juga
instruktur kurikulum diseleksi ketat
ibu-ibu tak rela sien orchids hilang
peserta seleksi di ub kembali berkurang 36 orang
perburuan perampok toko emas ke pasuruan
sier fokus kembangkan wilayah pasuruan
penulis: rahadian bagus
editor: adi agus santoso
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.