Halaman

Minggu, 09 Maret 2014

Kalianak Temukan Kerangka Tim Usai Kegagalan di Copa









surya online, surabaya– kalianak fc gagal memboyong gelar juara di turnamen pramusim copa futsal jatim 2014.
kontestan divisi i lfa jatim v ini tersingkir setelah kalah 1-2 dari baskhara fc dalam laga semifinal, di gool futsal surabaya, minggu (9/3/2014).
bentrok kalianak vs baskhara ini, menghasilkan tiga gol yang terjadi di babak pertama semua.
dua gol baskhara dikemas catur satriawan menit ke-15 dan debby menit ke-16.
sedangkan gol semata wayang kalianak diunduh egi di menit ke-18.
pelatih kalianak, pep hendrawan, mengungkapkan, meskipun kalah di semifinal ini, namun ia mengaku memiliki banyak modal dalam meracik timnya sebelum turun di kompetisi.
“saya adalah orang baru di kalianak.
namun, melalui copa ini, saya sudah tahu karakter setiap pemain,” ucap pep, usai pertandingan.
pep mengarsiteki kalianak sejak musim ini.
di musim sebelumnya, pep mengarsiteki ffc sidoarjo.
di kalianak, pep menggantikan ambar supriyanto yang meninggalkan kursi pelatih.
supri kini tercatat sebagai pemain tim sar di divisi ii lfa jatim v.
menurut pep, setelah gagal di copa ini, ia akan melakukan evaluasi besar-besaran untuk mendapatkan tim terbaik.
namun, setidaknya, untuk saat ini ia sudah mengantongi kekuatan dan kerangka tim untuk kompetisi musim ini.
“saya akan segera melakukan evaluasi untuk menemukan racikan terbaik.
sejauh ini, saya sudah mengantongi data perihal kekuatan masing-masing pemain, serta sudah ada gambaran tentang kerangka tim,” papar pep.
saat kalah dari baskhara, kalianak tampil pincang seiring absennya dua pemain akibat hukuman kartu.
mereka adalah ary shandy dan sigit triono.
tanpa dua pilar ini, kalianak seperti kehilangan kreator serangan.
“kami kekelahan menghadapi baskhara.
sebab, satu hari sebelumnya (sabtu, 8/3/2014) kami main dua kali melawan pcf mahasiswa dan barkla fc.
sedangkan baskhara hanya bermain satu kali melawan tim sar,” ucap pep.
fisik pemain yang kendor juga menjadi catatan penting bagi pep.
selain itu, finishing juga menjadi persoalan yang serius.
kalianak banyak mendapatkan peluang, tapi gagal dimanfaatkan secara maksimal,” imbuhnya.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.