surya online, surabaya - sesibuk apapun seorang ibu yang berkarir tak akan bisa melupakan keluarga apalagi ada buah hati yang menunggu di rumah.
bagi sebagian wanita karir pilihan ini memang sulit, memutuskan berkarir secara total atau tetap berkarir tanpa meninggalkan keluarga.
"kalau saya berkarir tanpa meninggalkan keluarga," ucap cheryl tanzil, manager talent b channel kepada surya online belum lama ini.
ditemui usai menjadi nara sumber di sebuah seminar grand city, cheryl yang pernah juga menjadi pembaca berita di salah satu program metro tv, ia lebih memilih keluarga daripada berkutat tanpa waktu demi profesinya.
"saya lebih memilih keluarga, tidak bisa lepas dengan anak," ujarnya.
wanita kelahiran tahun 1981 ini pun lantas memilih bekerja yang bisa juga bisa membagi waktu dengan keluarga atau yang tidak full time.
sekarang ia pun merasakan lebih dekat lagi dengan anaknya, aslan franco wongso yang berusia 3 bulan, setelah memilih bekerja sebagai free lance.
selain itu ia juga memilih bertempat tinggal dengan orang tuanya.
"jadi kalau mau berangkat kerja masih bisa curi-curi dengan menggendong anak menuju ke rumah orang tua," tutur alumnus visual komunikasi desain universitas trisakti.
menurutnya sebagai ibu yang bekerja, ia berkomitmen untuk bisa membahagiakan keluarga.
"keluarga bahagia, baru karir bisa sukses, kalau karir saja nafasnya cepat putus," pungkas cheryl yang pernah belajar bahasa dan budaya di china.
googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.