Halaman

Senin, 24 Februari 2014

Ssstt… Di Sini ada Pesta Pencuri




Ssstt… Di Sini ada Pesta Pencuri
Ssstt… Di Sini ada Pesta Pencuri







oleh : munic talova bhaktimahasiswi jurusan sastra indonesia universitas negeri malangmunictalova@yahoo.
co.
id
tak ada malam yang sia-sia! dialog itu diucapkan peterbono dalam pentas 20 teater pelangi.
ide kreatif alfanul ulum fs, teater pelangi berhasil membius ratusan penonton yang memenuhi sasana budaya universitas negeri malang, kamis (20/2) malam lewat naskah jean anouilh berjudul pesta pencuri bergenre ringan, jenaka dan romantis.

peterbono, hector, dan gustave, kawanan copet yang biasa beroperasi di vichy, prancis.
suatu hari mereka menyamar menjadi bangsawan spanyol untuk mendekati lady hurf, bangsawan yang masih lajang di usianya yang 60 tahun.

mudah ditebak, tujuan mereka tak lain untuk menjarah kekayaan lady hurf.
selain kumpulan pencopet, ada dua orang lainnya yang mengincar harta lady hurf, yaitu pasangan ayah dan anak, dupont dufort senior dan dupont dufort junior.
sang ayah berencana menikahkan putranya dengan salah satu dari keponakan lady hurf, yaitu eva dan juliette.

lady hurf yang bosan dengan hidupnya, begitu bertemu peterbono, ia langsung melakukan perbuatan gila, menyapanya sebagai teman lamanya yang sudah lama meninggal dunia.
peterbono menyambar kesempatan tersebut dan langsung memainkan perannya sebagai teman lady hurf.
meski lord edgard memperingatkan, namun lady hurf tidak peduli.

ia mengajak semua pencopet tinggal di vilanya.
tak dinyana, tumbuh rasa cinta antara hector dengan eva, dan gustave dengan juliette.
namun, penyamaraan menjadikan cinta mereka tak berjalan mulus.

suatu malam, lady hurf mengajak semua orang pergi ke kasino yang mengadakan pesta kostum pencuri.
semua pergi, kecuali gustave dan juliette.
gustave ingin segera pergi dari tempat itu, melancarkan aksi pencuriannya.
tanpa diduga, juliette memergokinya.
juliette yang sedari awal mencintai gustave tak peduli, namun gustave menolak karena ia takut juliette akan menderita.
setelah beradu mulut, keduanya memutuskan untuk kabur dari rumah.

tak lama kemudian, lady hurf dan semua yang pergi ke pesta pulang dengan kecewa karena yang mereka datangi adalah pesta petani.
lady hurf mengakui ini adalah permainannya dan ia mengusir para pencopet yang menyamar.
pesta para pencuri pun berakhir…



terkait    #teater, pesta pencuri, jean anouilh

baca juga



atiqah hasiholan operasi payudara


shelter rumah hati tampilkan lapar


potret terakhir sang veteran


ini caligula rasa beda


sidak unas, bupati bangkalan disambut puisi






editor: tri hatma ningsih

sumber: surya cetak






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.