| Mengajar ala Hypnoteaching |
oleh : yupiter sulifan guru bk sman 1 taman sidoarjoyupiter_1974@yahoo.
com
pengurus musyawarah guru bimbingan dan konseling (mgbk) sidoarjo mengadakan pelatihan hypnoteaching untuk para guru bimbingan dan konseling.
hypnoteaching dipilih karena memungkinkan setiap guru bk menggunakannya saat bimbingan peserta didik.
itu yang ditekankan drs witjahjono mm, ketua mgbk sidoarjo di sela pelatihan hypnoteaching di stie perbanas surabaya, selasa (11/2) silam.
ditambahkan pelatih dari indonesia hypnosis society bahwa hypnoteaching merupakan improvisasi metode pembelajaran memakai sugesti-sugesti positif untuk mencapai alam bawah sadar peserta didik.
hypnoteaching sebenarnya salah satu teknik yang menggabungkan ilmu hipnosis, komunikasi, psikologi dan teknik pengajaran di kelas.
dalam penyampaian materi pelajaran guru memakai bahasa bawah sadar, bahasa persuasif yang akan menimbulkan ketertarikan peserta didik.
berikut langkah-langkah hypnoteaching:
1.
niat dan motivasi - guru harus senantiasa memiliki niat dan komitmen kuat untuk meraih kesuksesan dalam proses pengajaran.
2.
menyamakan posisi, gerak tubuh, bahasa serta gelombang otak guru dengan peserta didik sehingga komunikasi proses pembelajaran lebih kondusif dan efektif.
3.
bila guru sudah berhasil pacing atau mengarahkan dan peserta didik nyaman dengan si guru, maka hampir setiap perkataan guru akan diikuti dengan suka rela dan senang hati oleh peserta didik.
4.
gunakan kata-kata positif (himbauan atau ajakan) karena dapat meningkatkan rasa percaya diri peserta didik.
5.
dalam proses pembelajaran yang harus diingat guru adalah reward dan punishment.
reward akan meningkatkan harga diri seseorang untuk membentuk konsep dirinya.
sedangkan punishment merupakan konsekuensi yang harus diterima ketika mereka melakukan tindakan kurang sesuai.
6.
modelling merupakan proses pemberian contoh atau teladan yang ditiru peserta didik atas ucapan dan perilaku konsisten guru.
7.
guru dapat melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran.
guru menyampaikan materi secara kontekstual, memberi kesempatan peserta didik untuk melakukan sesuatu secara kolaboratif, memberi umpan balik secara langsung dan lain sebagainya.
terkait    #bimbingan konseling, hypnoteaching
baca juga
guru bk juga manusia
pemkab galakkan fungsi bimbingan konseling
editor: tri hatma ningsih
sumber: surya cetak
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.