surya online, surabaya - hingga kini, pemkot surabaya belum mendapatkan surat kepastian formasi cpns untuk honorer daerah (honda) kategori ii.
dengan demikian belum diketahui berapa jumlah pegawai honda yang masuk dan menjadi pns pemkot surabaya dari peserta seleksi yang mencapai sekitar 3.
200 orang.
kepala badan kepegawaian daerah (bkd) kota surabaya, mia santi dewi mengatakan, dengan belum adanya informasi apapun terkait penerimaan cpns dari honda kii maka pemkot belum bisa membenarkan adanya informasi pengumuman seperti termuat di sejumlah media nasional.
"apalagi di website bkn pusat juga belum ada informasi terkait honda kii tersebut," kata mia santi dewi, rabu (5/2/2014).
oleh karena itu, dikatakan mia, pihaknya berharap pegawai honda kii yang telah mengikuti seleksi beberapa waktu lalu untuk bersabar.
disamping itu, pegawai honda tidak mudah mempercayai janji dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menawarkan bantuan bisa diterima menjadi cpns.
"ini dikarenakan sistem koreksi seleksi menggunakan komputerisasai dan semuanya ditangani langsung bkn pusat, pemkot sebatas memberi bantuan fasilitas seleksi," tandas mia.
mengenai pegawai honda kii jika nantinya tidak diterima dalam rekrutmen pns, dikatakan mia, pemkot belum sempat memikirkan sampai sejauh itu.
namun yang jelas, keberadaan pegawai honda di pemkot surabaya masih dibutuhkan untuk menutupi kekurangan pegawai di sejumlah instansi.
"tapi kami optimis nanti pasti akan ada solusi untuk pegawai honda yang tidak diterima sebagai pns," tutur mia santi dewi.
terkait    #pemkot belum tahu hasil seleksi, honda kii, suraba
baca juga
mantan pejabat rutan medaeng dilimpahkan ke kejari surabaya
judi di tps sampah dtc digerebek polisi
jambret apes, terjatuh dari motor dikeroyok warga
mpr minta mahasiswa jaga pancasila
satpol pp siap intensifkan patroli di sekitar kbs
penulis: ahmad amru muiz
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.