surya online, kediri - sepanjang minggu (16/2/2014), warga kediri ramai-ramai membersihkan atap rumah yang tertimbun debu vulkanik gunung kelud.
debu dan pasir ini, menutupi atap rumah warga dengan ketebalan sekitar 2 cm.
"satu titik atap rumah di ruang tamu saja, minimal menghasilkan satu karung pasir kelud.
kalau hujan akan makin berat.
saya takut rumah saya ambruk seperti rumah yang lain," ucap abdul malik, warga setempat.
mereka takut, pasir itu akan membatu dan bisa nempel di atap rumah kalau diguyur hujan.
selain itu, saluran air di atap melalui talang juga terhalang tumpukan pasir ini.
handayani, warga pare terjatuh saat membantu suaminya membersihkan atap rumah.
tangan kanannya patah, karena terjatuh dari ketinggian atap.
kerangka atap rumahnya tak kuat.
berita terkait: kelud meletus
kerugian ditaksir mencapai triliunan rupiah
pemprov jatim larang anak pengungsi kelud mengemis
pemprov jatim kerahkan ratusan kiai dan psikolog tangani trauma pengungsi
dirasa aman, pengungsi kembali ke gedung serbaguna pare
tukang minim, tarif dihitung tiap jam
penulis: nuraini faiq
editor: adi agus santoso
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.