| Calon Rektor UB Harus Lari-Lari |
surya online, malang - proses seleksi calon rektor universitas brawijaya (ub) rupanya sangat ketat.
selain proses administrasi, kandidat juga diwajibkan mengikuti psikotest dan tes kesehatan.
profesor harenen sulistio, salah satu peserta tes mengatakan yang cukup berat dilakukan untuk seusianya adalah tes kesehatan.
"saat diminta lari, saya sudah terbiasa itu.
tetapi saat tes syaraf, itu yang buat saya cukup berat," kata mantan dekan fakultas teknik di rumah sakit syaiful anwar, kamis (13/2/2014).
harenen menjelaskan tes tersebut cukup rumit, karena dirinya diminta menghapal serangkaian kata lalu diacak penempatannya.
setelah itu mereka menjawab lima pertanyaan, lalu pada pertanyaan terakhir, ia diminta mengurutkan kembali kata-kata seperti semula.
"pas mengurutkan lagi itu, yang sedikit berat karena konsentrasi sudah dipecah dengan menjawab pertanyaan sebelumnya," ungkap harenen.
senada dengan harenen, enam peserta lainnya mengaku tantangan terberat adalah tes kesehatan.
tes itu meliputi foto usg, tes darah, tes urie, mengukur kemampuan jantung dengan berlari di threadmill, tes mata, penglihatan, tht, dan syaraf.
meski terlihat lelah, namun ada hal menarik dari seluruh peserta.
tak tampak ada psywar, bahkan mereka berangkat dari kampus ke tempat tes dengan menumpang satu mobil.
"kami ini sudah seperti keluarga.
setiap hari bertemu, jadi kalau kumpul ya seperti ini," ungkap profesor sumartono.
sekadar diketahui, ub kini tengah menggelar proses penyeleksian rektor mulai 11 februari hingga 18 maret.
saat ini, ada delapan bakal calon rektor yang mendaftar.
mereka adalah profesor bambang suharto (pembantu rektor i), nuhfil hanani (direktur unit bisnis ub), ir hari dwi utami (mantan dekan fakultas peternakan), profesor harenen sulistio (mantan dekan fakultas teknik), profesor muhammad bisri (dekan fakultas teknik), profesor sumartono (ketua progam pendidikan jarak jauh), dan dr ifar subagiyo (mantan dekan fakultas peternakan).
peserta lainnya, direktur vokasi ub, muhammad munir harus absen dalam dua rangkaian tes karena sedang menjalankan ibadah umroh.
penulis: adrianus adhi
editor: adi agus santoso
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.