surya online, pamekasan – sejumlah masyarakat pamekasan penerima bantuan dana kesehatan dan pendidikan lewat program keluarga harapan (pkh) 2013, mempertanyakan dana yang mereka terima.
selain besarnya dana antara warga penerima satu dengan lainnya tidak sama, juga nilainya pkh ini diduga disunat oknum dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi (dinsosnakertrans) pamekasan, selaku penyalur dana pkh.
beberapa penerima dana pkh di kecamatan galis, pamekasan, kepada surya, minggu (19/1/2014), mengungkapkan, ketika digelar pertemuan di balaidesa yang dihadiri pendamping, warga diberitahu jika mereka mendapat bantuan dana pkh untuk masyarakat miskin.
saat itu petugas pendamping, hanya mengatakan, besarnya bantuan kepada setiap penerima tidak sama karena sudah merupakan ketentuan dari pusat, yakni minimal menerima rp 550.
000 dan maksimal menerima rp 2.
790.
000.
ketika di antara warga menanyakan kenapa setiap warga dana pkh yang diterima bisa tidak sama, pihak pendamping menjawab semua kebijakan pusat.
kepada sesama warga penerima pkh, tidak boleh iri dan terima saja, karena itu sudah rezekinya.
penjelasan seperti itu menimbulkan kecemburuan dan kecurigaan warga.
kemudian, pada kamis (16/1/2014) lalu, warga berbondong-bondong data ke kantor pos untuk menerima dana pkh.
sistem pencariannya seperti pencairan dana bantuan langsung sementara masyarakat (blsm).
hanya saja saat itu, sebagian besar warga menerima rp 540.
000.
“katanya setiap warga minimal menerima rp 550.
000, tapi kenapa kami hanya menerima rp 540.
000.
kemana uang rp 10.
000 dan untuk apa, tidak dijelaskan,” kata salah seorang warga.
kepala dinsosnakertrans pamekasan, al walid, yang dimintai konfirmasinya mengakatan, tidak ada pemotongan terhadap bantuan pkh dari kementerian sosial (mensos) itu, karena pencariannya diterima langsung warga lewat kantor pos di kecamatan masing-masing.
tidak sama besarnya dana pkh yang diterima, disesuaikan dengan jumlah keluarga yang bersangkutan.
semakin banyak yang di tanggung, makin besar uang bantuan yang mereka terima.
dikatakan, jika bantuan mereka berkurang rp 10.
000, bukan karena dipotong, tapi untuk saldo di rekening penerima di kantor pos, agar rekeningnya tidak kosong untuk penciran dana pkh berikutnya.
dijelaskan, saat ini jumlah penerima pkh di pamekasan sebanyak 21.
304 orang yang tersebar di 13 kecamatan.
anggaran seluruhnya sebesar rp 13.
317.
700.
000.
“pencarian dana ini tiap tiga bulan sekali.
kecurigaan masyarakat mengapa tidak sama bantuan yang mereka terima itu, kami memaklumi.
tapi yakinlah, kami melangkah ini sudah sesuai prosedur dan pendataan ini sudah kami validasi sesuai yang didata tim pendamping,” ungkap al walid.
baca juga
keluarga harapan lamongan terbesar se jatim
penulis: muchsin
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.