Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tas. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Agustus 2013

Tas Kresek dan Bungkus Pudak Disulap Jadi Busana Muslim




Tas Kresek dan Bungkus Pudak Disulap Jadi Busana Muslim
Tas Kresek dan Bungkus Pudak Disulap Jadi Busana Muslim






surya online, surabaya – fashion busana muslim masa kini sangat pesat perkembangannya, terutama untuk kaum perempuan.
dari pemilihan bahan pakaian, desain, hingga cara pakai kerudung atau jilbab.
hijabee surabaya bekerjasama dengan hijabers gresik menampilkannya dalam karya desain busana dengan bahan-bahan daur ulang.
jenisnya pun di luar dugaan, sebut saja kulit jagung atau klobot, tas kresek, kertas koran, dan karung goni.
semua ide unik ini tertuangkan dalam 11 busana berwarna cerah dan warna tanah yang manis dikenakan pada recycle fashion di atrium grand city surabaya, sabtu (3/8/2013).
sebut saja busana bernama the beauty of pudak.
jangan disalahartikan kalau baju ini dibuat dari rangkaian makanan khas gresik itu.
alvin fella nevilia, si desainer, membuat busana dengan cutting ballgown itu dibuat dari 150 bungkus pudak.
proses pembuatannya cukup singkat, yaitu semalam saja.
“biar orang jadi ngeh kalau pudak itu makanan dari gresik,” kata alvin.
supaya orang tidak kesulitas mengenali pudak, dia juga membawa makanan tersebut dari rumahnya di gresik.
bungkus pudak itu tidak begitu saja menutup tubuh.
melainkan ditambah dengan hiasan bunga yang terbuat dari serabut kelapa.
manik-manik pun ditempelkan di setiap lembar bungkus pudak agar tampak berkilau.
berikutnya, tas kresek yang ditata sehingga membentuk busana ballgown.
karya gunainah yang berjudul flower power itu menarik banyak perhatian pengunjung.
“saya memakai kombinasi bahan dari tas plastik atau tas kresek dan kain bekas,” tuturnya.
supaya tampak lebih cantik, beberapa bagian tas kresek dibentuk menjadi bunga merah untuk ditempelkan pada tas kresek hitam.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 28 Juni 2013

Fathanah Gemar Koleksi Jam Tangan dan Tas Mewah




Fathanah Gemar Koleksi Jam Tangan dan Tas Mewah
Fathanah Gemar Koleksi Jam Tangan dan Tas Mewah





jakarta - bukan hanya perhiasan, terdakwa fathananh juga gemar berbelanja tas merk terkemuka, seperti louis vuitton, st dupont, gucci, dan christian dior.
tak tanggung-tanggung, untuk membeli sejumlah tas merek louis vuitton fathanah merogoh kocek hingga rp 112,5 juta, sedangkan yang merk gucci rp 46,2 juta.
untuk satu set tas dan parfum merk christian dior, olong tak segan mengeluarkan uang rp 38,5 juta.
beberapa hari sebelum ditangkap komisi pemberantasan korupsi di hotel le meridien, 29 januari 2013, fathanah sempat memborong perhiasan di toko yang sama, mb jewellery di senayan city dan grand indonesia, hingga rp 20 juta.
tak ketinggalan kegemaran membeli tas merk louis vuitton seharga rp 25 juta.
khusus untuk jam tangan merk roger dubuis, fathanah tak segan mengeluarkan uang rp 230 juta.
penunjuk waktu tersebut dibeli di the time palace, senayan city.
rupanya bukan hanya satu merk jam papan atas yang menjadi koleksi fathanah.
ia membeli jam tangan merek patek philippe seharga rp 200 juta dan merk rolex rp 35 juta di goodwill watch gajah mada plaza, jakarta.
fathanah juga royal dalam membeli barang-barang rumah tangga untuk istri keempat, sefti sanustika.
untuk mengisi rumah di kompleks pesona kayangan, margonda, depok, ia menggelontorkan uang rp 234,7 juta.
untuk pesawat televisi, langsung membeli tiga, mulai dari ukuran 40 inci, 52, hingga 60 inci.
uniknya, pendingin udara (ac) di rumah itu mencapai 11 buah.
rumah mewah berlantai dua tersebut berukuran 620 meter per segi, sedangkan tanahnya 545 meter per segi, dilengkapi kolam renang.
toko langganan fathanah bernama best denki, di senayan city.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Pertahankan Tas, Manajer Farmasi Terluka di Leher








surabaya - samio simangunsong (29), manajer farmasi asal jl karang klumprik ix surabaya menjalani perawatan serius di rsal dr ramelan surabaya.
perempuan ini mengalami luka di leher hingga 7 sentimeter setelah disayat cutter oleh andreas lastiyo dwi susanto (31) warga jl garuda vi, wedoro waru sidoarjo saat keluar dari dtc (darmo trade center).
saat keluar dari mal dengan menenteng tas menuju mobil, tiba-tiba ditodong cutter oleh andreas.
bukan menyerahkan tasnya, korban malah berontak dan berteriak minta tolong.
"akibatnya, korban terkena sayatan di leher dan harus mendapat 12 jahitan luar dan 8 jahitan dalam," ungkap kapolsek wonokromo kompol indra mardiana, kamis (30/5/2013).
peristiwa terjadi pada 27 mei tersebut korban langsung dilarikan ke rsal dr ramelan surabaya.
beberapa jam kemudian andreas berhasil ditangkap polisi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 19 Mei 2013

Backpapers Sejati, Satu Tas 13 Kota








malang - dana terbatas tidak membuat arinda hutamawati (21) kehilangan akal, untuk menyalurkan hobinya, travel.
memanfaatkan jaringan, perempuan berjilbab asli jakarta yang biasa disapa arin ini, tetap bisa ke berbagai daerah di indonesia.
ya, arin adalah seorang backpacker, traveler yang hanya membawa satu tas punggung.
meski belum banyak tempat yang dikunjungi, mahasiswi ilmu komunikasi 2010 universitas muhammadiyah malang (umm) ini sudah berkeliling di 13 kota di indonesia.
"hampir semua kota provinsi di pulau sumatra sudah saya kunjungi," kata arin, saat ditemui surya online dalam acara launching dan open house malang comunities club di perpustakaan umum kota malang, minggu (19/5/2013).
saat ditanya kota mana yang paling jauh dikunjungi, arin yang bergigi gingsul ini menjawab aceh.
"hampir seminggu di sana, saya cuma menghabiskan uang rp 2 juta," sambungnya.
hal yang menarik ditemui arin saat backpacker-an adalah, ketika di sumatera barat.
di sana, arin mendapati adat budaya menarik ketika para perempuan melamar pria.
"yang perempuan juga yang memberikan emas kawin.
saya dengar dari penduduk sana, untuk supir angkot maharnya rp 10 juta," ungkapnya.
mampu berkeliliing indonesia dengan biaya murah, arin menjelaskan semuanya tergantung perencanaan.
ketika memutuskan untuk pergi ke suatu kota, hal pertama yang dilakukannya adalah mencari transportasi alternatif.
sering juga, arin dan kawan-kawannya memanfaatkan tiket pesawat promo.
"promo ini penting untuk menekan biaya.
tapi kami biasanya tidur nebeng di rumah kenalan sesama backpackers, yang telah kami hubungi lewat email sebelumnya," bebernya.
untuk biaya perjalanannya, arin hanya mengandalkan uang jajan bulanan dari orangtuanya yang ditabung.
tak jarang pula, arin harus berpuasa setiap hari agar uangnya cukup.
"saya kejar tiket promo, karena munculnya itu jarang-jarang dan waktunya tidak lama," ucapnyasebagai seorang traveler, impian arin adalah berkunjung ke museum louvre dan menara eifel di perancis, yang menjadi destinasi impiannya.
"saya sedang menabung untuk bisa ke perancis, baru bulan kemarin paspor saya sudah jadi.
semoga tahun ini bisa berangkat," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 03 Mei 2013

Ada Lima Bom di Dalam Tas Ransel Milik Terduga Teroris








jakarta - lima bom ditemukan di dalam tas ransel yang dibawa dua tersangka teroris yang ditangkap di daerah benhil, jakarta pusat.
namun, kepolisian negara ri belum dapat memastikan kelima bom itu mau dibawa ke mana.
hal itu diungkapkan kepala biro penerangan masyarakat polri brigadir jenderal boy rafli amar di jakarta, jumat (3/5/2013).
"di dalam tas ransel ditemukan lima bom pipa," kata boy.
dua tersangka yang ditangkap adalah sefa riano dan achmad taufiq alias ovi.
kedua tersangka itu disergap saat mengendarai sepeda motor kamis malam sekitar pukul 21.
30.
boy belum dapat memastikan ke mana kelima bom itu mau dibawa.
"belum dapat dipastikan di titik mana," tuturnya.
selain 5 bom aktif, lanjut boy, aparat kepolisian juga menemukan baju di ransel yang lain.
polisi masih mendalami bahan peledak dan rangkaian bom pipa tersebut.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com