Halaman

Tampilkan postingan dengan label Reog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reog. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Mei 2013

Soal Job Tampil Reog, Dewan Tak Habis Pikir dengan Disparta








surabaya-dprd surabaya tidak habis pikir dengan dinas pariwisata kota surabaya terkait pembagian job tampil kesenian reog ponorogo di surabaya.
seharusnya pemkot memperhatikan keberadaan organisasi perkumpulan reog yang ada di surabaya dalam setiap memberikan job tampil.
"perkumpulan reog itu yang bisa mengatur secara giliran anggotanya untuk tampil di pemkot, tapi mengapa justru perkumpulan ditinggal sehingga menimbulkan keributan ini," kata masduki thoha, anggota komisi d dprd surabaya, kamis (23/5/2013).
dengan langkah dinas pariwisata yang tidak memberi job tampil pada perkumpulan reog, dikatakan masduki, membuat sesama anggota reog saling ribut sendiri.
mereka bersaing ketat memperebutkan job tampil dari pemkot surabaya hingga kemungkinan terjadi banting tarif.
"kalau sudah demikian memang disparta yang diuntungkan dapat tarif tampil lebih murah, tapi apa ya betul langkah seperti itu dengan mengadu paguyuban reog di surabaya," ucap masduki.
oleh karena itu, dikatakan masduki, dinas pariwisata harus bijak dan adil dalam memberikan job tampil pada paguyuban reog dengan selalu melibatkan purbaya sebagai perkumpulan kelompok kesenian reog.
dengan demikian tidak terjadi persaingan dan perselisihan antar perkumpulan reog di surabaya karena bisa diatur job tampil secara begiliran.
"kami kira selalu menggandeng purbaya ketika pemkot membutuhkan pagelaran reog maka akan dicapai keadilan dan ketertiban.
kita harus menghargai dan menjunjung tinggi kesenian tradisional reog dan bukanya justru dihancurkan demi keuntungan tarif murah," tutur masduki.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 17 Mei 2013

Pilwali Mojokerto: Barongsai, Reog, dan Hadrah Iringi Abdi Daftar KPUD








mojokerto - ratusan massa pendukung koalisi partai demokrat-pan kota mojokerto mengantar pendaftaran ayub busono dan mulyadi (abdi) sebagai pasangan calon wali kota ke kpud setempat, kamis (16/5/2013).
massa yang terbagi menjadi dua kubu yakni dari demokrat dan pan mengelu-elukan kedua calon.
bertemunya kedua calon ini sekaligus mempertemukan tiga kesenian.
pan sebagai partai pendukung mengiringi mulyadi dengan kesenian reog ponorogo.
sedangkan ayub diiringi dengan kesenian hadrah dan barongsai.
"kami mewakili seluruh masyarakat kota mojokerto melalui tiga kesenian sekaligus," kata mulyadi usai mendaftar ke kpud.
ayub sendiri bertekad akan menggerakkan seluruh mesin politiknya.
dia menargetkan 45 persen suara diraih dari total pemilih sekitar 90.
000-an.
"tak hanya mesin partai, tapi juga sahabat abdi dan elemen lain," kata ayub
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com