Halaman

Tampilkan postingan dengan label Penyerahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyerahan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 April 2013

Warga Graha Dewata Malang Masih Tunggu Penyerahan Sertifikat Rumah








malang - lsm lingkar study wacana (lsw) indonesia yang mengadvokasi kasus penahanan 125 sertifikat rumah warga perumahan graha dewata mengacungi jempol kepada polres malang kota atas ditahannya pengembang graha dewata, dewa putu raka, 25 april lalu.
ke depannya, lsw indonesia juga membidik oknum direksi bank bri kawi malang dan notaris subandi sebagai tersangka karena diduga ikut andil terjadinya penahanan 125 sertifikat yang diagunkan pengembang ke bri kawi.
pun kepada para pemegang sertifikat warga graha dewata yang saat ini tersebar, lsw indonesia menyatakan juga bisa dikenai pasal penadah dan penggelapan.
direktur eksekutif lsw indonesia, abdul aziz, mengatakan bri tidak berhak menahan sertifikat warga graha dewata, yang mana ke-125 orang itu sudah melunasi seluruh pembayaran rumahnya.
"bri bisa kami tuntut dengan pasal penggelapan dan penahanan.
untuk notaris (subandi) juga tersangkut karena melegalkan dan memberi lisensi kredit konstruksi pengembang yang nyata-nyata tidak sah," kata aziz saat ditemui di kediamannya di perum graha dewata blok mm6, sabtu (27/4/2013).
aziz menuturkan permasalahan internal pihak pengembang yang meminjam kredit rp 17 milyar ke bri kawi tidak ada sangkut-pautnya dengan warga graha dewata.
"karenanya, kami meminta bri segera menyerahkan sertifikat-sertifikat itu tanpa syarat, karena warga sudah melunasi semua pembayaran," sambungnya.
meski begitu, aziz menegaskan tidak akan melanjutkan proses hukum ke pihak bri kawi jika temu muka warga dengan bri kawi, senin nanti berakhir damai, sertifikat warga diberikan tanpa syarat apapun.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 27 Maret 2013

Menlu Italia Mundur, Protes Penyerahan Anggota Marinir Italia ke India








roma - menteri luar negeri italia giulio terzi mengatakan pada selasa (26/3/2013), dia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai protes atas diserahkannya dua anggota marinir italia ke india untuk menghadapi dakwaan pembunuhan.
"saya mengundurkan diri sebagai protes atas keputusan mengirim anggota marinir ke india.
pengunduran diri saya tak ada dampak atas keputusan yang telah diambil itu," katanya di parlemen.
"saya mengundurkan diri karena selama 40 tahun saya bertugas dan masih bertugas bahwa reputasi negara, angkatan bersenjata, dan diplomasi italia hendaknya dijaga," kata terzi.
    pemerintah italia mengirim massimiliano latorre dan salvatore girone atas tuduhan menembak dua nelayan hingga mati di lepas pantai negara bagian kerala, di bagian baratdaya india, ke new delhi pada jumat, yang sebelumnya menolak peradilan di india.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com