Halaman

Tampilkan postingan dengan label Penggemar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penggemar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Juli 2014

Perempuan Penggemar Sepak Bola




Perempuan Penggemar Sepak Bola
Perempuan Penggemar Sepak Bola






surya online, berlin-dulu sepak bola selalu dianggap sebagai permainan yang didominasi pria.
tapi sekarang tidak lagi.
demikian pendapat pakar as yang katakan, media sosial membantu perempuan untuk tambah tertarik pada jenis olah raga itu.
 menurut facebook, minat perempuan pada tim-tim sepak bola yang dianggap "underdog" meningkat.
lebih dari 40% posting menyangkut negara-negara seperti iran, kolumbia, amerika serikat dan kosta rica, dikontribusikan oleh perempuan.
ini tampak pada posting yang menyebut timnas tersebut, yang ditempatkan di facebook.
timnas iran disinggung sekitar 472,927 kali, dan 43% posting berasal dari jenis kelamin perempuan.
sementara kosta rica disinggung 3.
25 juta kali dan 46% posting berasal dari kontributor atau pemilik akun perempuan.
"perhatian tambahan yang diberikan media sosial bagi jenis olah raga ini menawarkan perempuan kemungkinan lebih besar untuk mengakses turnamen, yang biasanya tidak mereka miliki," kata stacy torres, mahasiswa yang sedang menulis disertasi di bidang sosiologi di universitas new york.
perempuan mengikuti pertandingan"sekarang perempuan bisa mengikuti pertandingan secara lebih independen dengan media sosial dan bahkan menontonya," demikian ditambahkan torres, seorang penggemar timnas chile.
dari seluruh orang yang membicarakan kemenangan costa rica 1:0 terhadap italia, 44% dari akun milik perempuan.
sementara penjaga gawang kolumbia, david ospina juga sangat populer.
60% posting tentang ospina berasal dari akun milik perempuan.
seorang juru bicara facebook menambahkan, "banyak perempuan muda mendukung meksiko, dan terutama menyinggung "chicharito," sebutan bagi javier hernandez, yang mencetak gol terakhir dalam pertandingan antara meksiko dan kroasia.
"(de.
dw)




baca juga



penjual tiket ilegal piala dunia ditahan






editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 25 Juli 2013

Penggemar Batu Alam




Penggemar Batu Alam
Penggemar Batu Alam






surya online, malang – banyak cara perempuan untuk terlihat anggun.
bagi dra ristika mm, keanggunannya sebagai kepala biro administrasi akademik dan kerjasama (baak) universitas brawijaya (ub), keanggunannya akan semakin terpancar dari asesoris batu-batu alam (gemstone) yang dikenakannya.

ristika memang tidak bisa lepas dari gemstone.
semua aktivitas, baik akademik maupun di luar kampus, ibu tiga anak ini selalu ada setidaknya satu asesoris gemstone melekat di bagian tubuhnya.

saat surya online bertamu ke kantornya, ristika sedang mengenakan gelang dan kalung tourmaline berwarna pink.
gelang dan kalung ini berpadu serasi dengan baju batik warna biru pucat.
“sejak belum punya anak saya sudah suka gemstone.
kalau berkunjung ke suatu daerah, pasti saya cari batu khas daerah itu,” kata ristika, rabu (24/7/2013).

tak terhitung sudah, jumlah koleksi gemstone mantan kepala tata usaha fakultas kedokteran ini.
meski begitu, ristika mengaku harga-harga gemstone miliknya ini rata-rata tidak mahal.
“banyak juga milik saya yang harganya di bawah rp 100 ribu.
tapi karena saya suka warna batu dan model desainnya, akhirnya saya beli,” sambungnya.

menyukai batu-batu permata, ristika merasa seperti menyatu.
ada perasaan dingin yang sejuk jika memakai batu-batu alam itu.
“bahkan saya lebih suka mengenakan asesoris gemstone, ketimbang memakai perhiasan emas,” ujarnya.

namun begitu, ristika menyatakan tidak mengagung-agungkan batu-batu tertentu.
bahkan ristika pun kebanyakan tidak tahu nama-nama batu yang dimilikinya.
“saya suka gemstone ini bukan untuk hal-hal yang aneh-aneh.
murni karena suka bentuk dan warnanya, meski memang ada semacam rasa tenang saat memakai.
tapi buat saya bukan itu yang utama, tapi semata-mata karena kenyamanan saja,” urainya.

saat ditanya tanggapan rekan-rekannya tentang koleksi gemstone-nya ini, ristika mengatakan banyak yang awalnya mencemooh.
tapi ketika dipakainya, ternyata banyak yang akhirnya menanyakan tentang batu-batu itu.
“pas mereka lihat batu-batu ini dengan pakaian yang saya kenakan, mereka malah balik tanya dari mana saya dapatkan batu-batu itu.
akhirnya, rekan-rekan saya juga banyak yang suka,” ucapnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Penggemar Kretek di Surabaya Tolak Hari Anti Tembakau




Penggemar Kretek di Surabaya Tolak Hari Anti Tembakau
Penggemar Kretek di Surabaya Tolak Hari Anti Tembakau





surabaya - penggemar rokok kretek yang tergabung dalam komunitas kretek surabaya menolak peringatan hari tanpa tembakau se-dunia, yang diperingati, jumat (31/5/2013).
penolakan ditunjukkan dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung negara grahadi, surabaya.
dalam aksinya puluhan penggemar rokok kretek tersebut membawa poster dan spanduk berisi krtik, bahwa kampanye anti tembakau hanya akan menyengsarakan kehidupan masyarakat di indonesia, yang banyak menggantungkan mata pencaharian sebagai petani tembakau.
koordinator aksi erda ar mengatakan, tembakau merupakan instrumen penting dalam industri rokok kretek di indonesia.
dia mencatat, lebih dari 30,5 juta masyarakat negeri ini hidup dari mata rantai binis tembakau dari hulu sampai hilir.
dari jumlah itu, 2,1 juta petani dan buruh tani tembakau, 1,5 juta petani dan buruh tani cengkeh, dan 6,1 juta meurupakan pekerja di pabrik rokok.
"dari situ sangat jelas, kampanye anti tembakau sangat mengancam kehidupan jutaan masyarakat indonesia," ujarnya, disela-sela aksi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com