Halaman

Tampilkan postingan dengan label Liter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liter. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Juli 2013

Ratusan Liter Arjo Diamankan dari Mobil L 300




Ratusan Liter Arjo Diamankan dari Mobil L 300
Ratusan Liter Arjo Diamankan dari Mobil L 300






surya online, madiun-sekitar 360 liter minuman keras (miras) jenis arak jowo (arjo) berhasil diamankan petugas satuan lantas polres madiun dalam razia yang digelar d pos polisi desa bagi, kecamatan madiun, rabu (31/7/2013).
ratusan liter miras yang sudah dikemas dalam botol bekas air mineral dan dimasukkan ke dalam kardus bekas air mineral itu, rencananya bakal dikirim ke salah seorang pengepul yang ada di terminal kertosono, kabupaten nganjuk.
namun, karena ketahuan petugas, kini pemilik arjo dan sopirnya diamankan di polres madiun.
pemilik arjo itu adalah sumadi (61) warga desa mojopurno, kecamatan ngariboyo, kabupaten magetan.
sedangkan sopirnya adi sugiyanto (45) warga desa milangasri, kecmatan panekan, kabupaten magetan.
selain itu, polisi juga mengamankan mobil l 300 bernopol ad 8791 ef yang digunakan mengangkut ratusan liter arjo itu serta 240 botol arjo yang dikemas ke dalam botol bekas air minerl 1,5 liter dimasukkan ke dalam 20 kardus dengan kapasitas masing-masing kardus berisi 12 botol.
kanit turjawali lantas polres madiun, iptu sulistiono mengatakan jika pengepul arjo itu diamankan saat mobilnya melintas di pos polisi bagi.
saat itu, bersamaan dilaksanakan razia yang digelar anggota lantas polres madiun.
"karena kami curiga dengan banyaknya kadus bekas air mineral itu, akhirnya saya berhentikan dan pemilik serta sopir mobil kami bawa ke polres karena membawa ratusan liter arjo," terangnya kepada surya, rabu (31/7/2013).
sementara, pemilik arjo, sumadi mengaku hanya mendapatkan uang rp 600.
000 saat berhasil mengirim ratusan liter arjo itu.
hal itu belum dikurangi sewa mobil dan sopirnya rp 350.
000 sekali kirim.
selain itu, sumadi mengungkapkan dalam 1 kardus berisi 12 botol dibelinya seharga rp 150.
000 dari warga jawa tengah yang mengirimnya.
selanjutnya, dikirim ke kertosono dengan harga rp 180.
000 per kardus.
"makanya laba kotor saya rp 600.
000 itu.
saya tidak mengenal siapa yang mengirim arjo ini karena saya baru tiga kali dikirim dan mengirim arjo seperti ini.
saya juga tak tahu siapa yang bakal mengambil arjo ini di terminal kertosono nanti jika sampai disana," ungkapnya.
sementara, waka polres madiun, kompol deny abrahams menegaskan jika sopir dan pemilik arjo masih dalam pemeriksaan tim penyidik polres madiun.
rencananya, pemilik arjo bakal dijerat dengan pasal tindak pidana ringan (tipiring) karena melanggar perda pemkab madiun tentang minuman keras.
"kami yakin pemilik arjo itu mengenal siapa yang mengirim dan siapa pula yang hendak dikiriminya.
makanya kami akan kembangkan kasus pengiriman arjo ini karena selalu melibatkan banyak orang dan dilaksanakan secara estafet," pungkasnya.
17:22 malam 31/07/2013

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 29 Mei 2013

Ribuan Liter Sisa Air di Umbulan Terbuang Sia-Sia




Ribuan Liter Sisa Air di Umbulan Terbuang Sia-Sia
Ribuan Liter Sisa Air di Umbulan Terbuang Sia-Sia





surabaya - awalnya surya kesulitan mendekati mata air yang ditemukan pemerintahan kolonial belanda pada 1916 itu.
pasalnya, akses masuk mata air harus melalui pagar bangunan milik pdam surabaya.
saat surya menyambangi lokasi, pagar dalam keadaan tergembok.
 untungnya, warga memberi petunjuk jalan alternatif menuju mata air.
ternyata, ada bagian pagar yang mengitari kolam penampungan mata air yang dibuka.
"lewat sana bisa, mas.
kalau mau lihat-lihat boleh kok," kata nur yang sehari-hari berjualan bakso di dekat mata air.
benar saja, surya leluasa masuk ke area yang seharusnya steril.
pagar jaring setinggi 3 meter mudah ditembus lantaran ada pintu di tengahnya yang sengaja dibuka.
pemandangan sumber mata air ini begitu indah.
di belakang sumber mata air terdapat bukit yang masih dipenuhi pepohonan lebat.
perbukitan itulah yang menopang pasokan air tanah yang menjadi sumber air di umbulan.
terdapat tiga kolam di sekitar mata air.
dua kolam berukuran besar dan satu kolam di belakang mata air ukurannya lebih kecil.
 "kolam itu bak penampung semburan mata air," kata nur.
sisa air yang satu hari bisa mencapai puluhan ribu liter itu terbuang sia-sia.
air hanya dialirkan ke arah sungai rejoso dan diteruskan ke laut.
"air sisa itu sia-sia.
hanya dibuang ke laut," imbuh nur.
kedalaman kolam umbulan bervariasi.
di bagian tengah, bisa sampai 3 meter.
sedangkan di pinggir hanya sepinggang orang dewasa.
setiap minggu dan hari libur lain, lokasi mata air selalu ramai dikunjungi warga luar umbulan.
pengunjung tidak dilarang berenang di kolam penampungan mata air.
"pernah ada yang tenggelam dan mati," ungkap solikhan.
di pinggir kolam, terdapat pohon beringin besar.
pengelola mata air memagari bagian bawah pohon dengan bangunan dari semen.
pagar tembok tersebut dipenuhi coretan cat yang dilakukan pengunjung.
(idl)
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 12 April 2013

Pembelian Solar 20 Liter Harus Menyertakan Surat Keterangan








ponorogo-pembelian solar untuk kalangan pengecer dan petani semakin dipersulit dan dipersempit.
pasalnya, untuk membeli solar hingga mendapatkan 20 liter, mereka harus menyertakan dan menunjukan surat keterangan sebagai pengecer dan petani yang membutuhkan solar untuk pengairan irigasi sawah dari pemerintah desa atau lurah serta dinas industri dan koperasi (indakop) pemkab ponorogo.
padahal, kalangan pengecer dan petani selama sepekan terakhir ini, kesulitan mencari solar lantaran hampir seluruh spbu yang ada di ponorogo mengalami kelangkaan solar karena pengurangan pasokan.
bahkan, ketika ada salah satu spbu yang mendapatkan kiriman solar dari pertamina langsung diserbu pengecer dan petani yang membawa jurigen minimal 30 literan itu.
sedangkan jika tak bisa menunjukkan surat keterangan dari kepala desa (kades) maka pembeli hanya akan diberi solar sebanyak 10 liter saja.
salah satunya seperti yang terjadi di spbu dengok, kecamatan/kabupaten ponorogo yang mendapatkan kiriman pasokan solar, jumat (12/4/2013) pukul 15.
30 wib.
ratusan konsumen langsung menggereduk spbu ini untuk mendapatkan jatah pasokan pembelian solar.
bahkan antrean itu mengular hingga keluar ke jl raya ponorogo - pacitan.
pasalnya, pengantre tidak hanya pengecer solar dan petani, akan tetapi puluhan mobil dan truk yang menggunakan bahan bakar solar juga antre.
"truk tangki solar baru datang.
saya tak tahu darimana orang-orang ini langsung antre panjang seperti ini.
karena sudah 3 hari kemarin spbu dengok tak punya stok solar alias kosong," terang jainual (30) salah seorang pengantre solar kepada surya, jumat (12/4/2013).
selain itu, jainul mengungkapkan untuk mendapatkan solar bagi kalangan pengecer dan petani yang membawa jurigen dibatasi dan harus bisa menunjukan surat yang menyatakan yang bersangkutan adalah pengecer solar atau petani dari kepala desa asal desanya masing-masing.
"kalau tidak membawa surat hanya mendapatkan 10 liter.
kalau membawa surat bisa mendapatkan jatah 20 liter per orang," imbuhnya.
sementara pemberlakuan pembatasan pembelian solar itu, tidak hanya berlaku bagi pengecer dan petani, akan tetapi juga berlaku bagi kendaraan roda 4 dan truk yang antre menggunakan bahan bakar solar.
"untuk mobil dan truk yang berbahan bakar solar pembelian dibatasi untuk satu kendaraan hanya mendapatkan jatah rp 50.
000 atau 10 liter solar," pungkas wondo (45) salah satu sopir truk yang ikut antre.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com