| Ujian Tambahan Calon Mahasiswa Difable |
surya online, malang – universitas brawijaya (ub) menggelar seleksi progam khusus penyandang disabilitas (spkpd) mulai kamis-jumat (17-19/7/2014), di gedung rektorat lantai satu ub.
ketua spkbd ub 2014, ir agustina shinta ms mengatakan, ujian tersebut diikuti 26 peserta, terdiri dari berbagai tipe disabilitas, yakni tuna rungu, tuna daksa, tuna grahita, adhd, autis, dan steven johnshon syndrome.
“mereka akan ditelaah lebih lanjut apakah jurusan yang diambil sesuai dengan kapasitas mahasiswa tersebut atau tidak,” kata agustina pada surya, kamis (17/7/2014) petang.
para peserta mengikuti serangkaian tes mulai dari verifikasi data, psikotes, dan tes kesehatan.
selanjutnya, hari kedua akan diadakan tes simulasi perkuliahan dan hari ketiga tes wawancara peserta spkpd dan orang tua/wali peserta spkpd.
dalam ujian simulasi perkuliahan akan diberikan materi kewarganegaraan, bahasa indonesia dan bahasa inggris.
ujian simulasi perkuliahan ini juga merupakan pembeda dengan tes tahun sebelumnya.
ia menambahkan, ujian simulasi dibuat seperti suasana kuliah dimana ada dosen, buku dan teman sekelas.
"tes ini untuk melihat apakah siswa tersebut mampu menyerap apa yang dikatakan dosen dan melihat cara siswa tersebut berinteraksi dengan dosen dan teman," jelas dosen fakultas pertanian ini.
direktur pusat studi luar biasa (pslb) ub, prof ir sudjito phd menambahkan, minat mahasiswa yang mendaftar ke ub tahun ini tak berbeda jauh dibanding tahun sebelumnya, berkisar diangka 27 orang.
“satu orang yang kami tolak itu karena dia ternyata tidak difable,” kata sudjito.
ia menjelaskan, ub tahun ini membuka ruang sebesar-besarnya pada mahasiswa difable.
“apabila nilai mereka baik semua, maka kami akan menerima mereka semua,” tegasnya.
terkait#ujian tambahan, calon mahasiswa, difable
baca juga
calon mahasiswa ub jalur snmptn kemungkinan kembali berkurang
347 calon mahasiswa unesa dicoret
tujuh calon mahasiswa baru unesa mundur
gagal snmptn serbu sbmptn
316 siswa gagal ikut snmptn
penulis: adrianus adhi
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.