| Pemilih Khusus Kacaukan Rekapitulasi Suara di Kota Malang |
surya online, malang - penambahan jumlah pemilih melalui formulir a5 (pemilih pindahan) dan pemilih dengan ktp, membuat tiga dari lima panitia pemungutan kecamatan (ppk) di kota malang kebingungan.
mereka salah dalam memasukan angka ke kolom-kolom pencatatan pemilih.
akibatnya proses rekapitulasi di tingkat kota juga ikut kacau.
buntut dari kebingungan ppk ini, proses rekapitulasi di komisi pemilihan umum (kpu) kota malang sempat di skors hingga tiga kali.
sebab ppk klojen yang dijadwalkan membuat revisi dan berita acara, rabu (16/7/2014) malam, belum juga selesai.
ppk klojen diketahui salah memasukan data pemilih pindahan dan pemilih dengan ktp ke kolom daftar pemilih tetap.
akibatnya jumlah akhir dpt berubah.
setelah direvisi, hasil akhir rekapitulasi di ppk klojen tidak berubah.
baik saksi prabowo-hatta dan saksi jokowi-jk sama-sama menerima berita acara perubahan tersebut.
namun saat rapat pleno rekapitulasi suara akan ditutup, panitia pengawas pemilu juga menemukan kesalahan yang sama di ppk lowokwaru.
padahal sebelumnya, ppk lowokwaru sudah memaparkan hasil pemungutan suara di wilayahnya.
kedua saksi juga sudah menerima hasil rekapitulasi di lowokwaru.
ketua kpu kota malang, zaenudin akhirnya memutuskan, proses rekapitulasi suara ditutup.
namun dengan catatan, ppk lowokwaru harus merevisi kesalahan tersebut.
“pada dasarnya tidak akan mengubah hasil akhir.
karena hanya memasukan angka di kolom yang salah,” teran zaenudin, kamis (17/7/2014).
meski hasil akhir tidak akan berubah, revisi tetap harus dilakukan.
sebab saat rekapitulasi di tingkat nasional, kesalahan ini akan terlihat dan berpotensi menjadi pertanyaan.
terkait#kpu
berita terkait: pemilu 2014
pemilih khusus kacaukan rekapitulasi suara di kota malang
rekapitulasi di kpu kota malang dihentikan sementara
kapolda jatim sidak kpu surabaya
sore nanti, prabowo buka puasa bareng 500 kiai sepuh jatim
ratusan anggota pemuda pancasila berjaga di kantor kpu surabaya
penulis: david yohanes
editor: titis jati permata
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.