| MOS di Kota Malang Tekankan Pendidikan Berkarakter |
surya online, malang – para siswa baru di sma negeri 4 kota malang memulai masa orientasi siswa (mos) dengan cara unik.
mereka diwajibkan mengenakan berbagai atribut dunia pewayangan, seperti topi, kartu tanda pengenal atau co card, asesoris, bahkan nama kelas pun diubah dalam dunia wayang.
ide tersebut, menurut ketua pelaksana mos sman 4, rozailah farcha merupakan hasil penerjemahan materi belajar ‘pendidikan berkarakter’, yang merupakan tema besar dari kegiatan ini.
“kami lalu memilih dunia pewayangan yang jarang diketahui anak muda sekarang,” ungkap rozailah farcha, senin (14/7/2014) siang.
hasil penerjemahan tersebut, kata rozailah, hanya diterapkan pada atribut siswa baru saja.
misalnya saja, topi siswa baru yang harus dibuat menyerupai topi wayang yang selalu dikenakan petruk, ataupun semar.
lalu, bentuk co card siswa baru yang dibuat menyerupai gunungan dalam wayang.
kemudian, tas siswa baru dibuat menyerupai tas anak panah.
“nama kelompok mereka pun kami ubah sesuai nama kerajaan di dunia wayang, seperti pancala,” tuturnya.
sementara materi mos di sman 4, lanjut rozailah disesuaikan dengan materi mos tahun sebelumnya, yang lebih banyak berada dalam kelas.
menurut waka kesiswaan sman 4, dra endang zarawatyk lilik, atribut mos yang sedikit ‘nyeleneh’ ini merupakan tradisi siswa dari tahun ke tahun.
sekolahnya sengaja memberi kebebasan pada para siswa untuk berkreasi, dan berpikiran kreatif.
kendati demikian, endang menebak kalau para siswa ini terinspirasi dari sinetron mahabarata yang kini juga populer bagi remaja.
“mahabarata itu sejarah juga.
karena itu kami membebaskan mereka, dan mengarahkan supaya tugasnya bisa dikerjakan dalam kelompok, dan membuat siswa baru bisa kreatif,” kata endang.
ia menambahkan materi mos para siswa baru sman 4 diserahkan pada guru-guru saja.
mereka tidak mengundang pihak luar sebagai materi karena keterbatasan waktu.
materi yang diberikan tersebut, di antaranya pengenalan lingkungan sekolah, aturan lalu lintas, dan sekolah adiwiyata.
materi mos di sman 4 ini, dari penelusuran surya online juga serupa dengan materi berbagai sekolah negeri di kota malang.
kendati demikian, di beberapa sekolah ada pihak ketiga yang memberikan materi seperti di sman 1.
di sini pihak sekolah mendatangkan polisi untuk memberi pemahaman tentang aturan berlalu lintas.
“kami mendatangkan polisi supaya anak-anak juga bisa bertanya langsung seputar lalu lintas,” kata basuki, sekretaris panitia mos sman 1.
basuki menambahkan para siswa baru di tempat mereka lebih ditekankan untuk mengenal lingkungan sekolah.
kendati demikian, atribut para siswa baru di sini juga diatur oleh panitia mos, yakni kewajiban menggunakan tas berbentuk balok yang berbahan kardus.
“mos di tempat kami masih berjalan hingga dua hari ke depan.
sampai hari rabu (16/04/2014)” katanya.
baca juga
jokowi mengaku puas hasil real count
tongkat komando danpasmar1 diserahterimakan
jokowi minta hitung suara dikawal
dinsosnaker sidoarjo buka posko pengaduan thr
ke surabaya, jokowi lihat data pilpres
penulis: adrianus adhi
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.