Halaman

Selasa, 08 Juli 2014

Mahasiswi Stikosa - AWS Jadi Korban Perampasan Motor









surya online, surabaya – zulfitri almas (21), mahasiswi jurusan broadcast stikosa-aws asal setro baru utara ii  surabaya mengalami luka serius di leher dan tangannya setelah disabet parang dua orang perampok, senin (7/7/2014) dinihari.
peristiwa itu terjadi di jalan soekarno dekat kampus c universitas airlangga (unair).
saat itu, korban melaju sendirian mengendari motor honda beat l 6238 te.
tiba-tiba, didekati dua pria mengendarai  motor satria warna biru.
mulanya, pelaku pura-pura menanyakan alamat kepada korban.
tiba-tiba, seorang pelaku mengeluarkan pisau dan memaksa merampas sepeda motor korban.
mahasiswa angkatan 2011 tersebut berusaha melawan, tapi malah dia diserang oleh pelaku.
korban menderita empat luka sayatan di bagian tangan kanan, dan sebuah sayatan di leher kanan.
motor korban lantas dibawa pelaku.
dan mahasiswi malang itupun ditinggal di okasi.
untungnya ada warga melintas dan menolongnya.
korban lantas dibawa ke rumah sakit, dan kemudian melapor ke polsek mulyorejo.
”zul juga sempat dipaksa menyerahkan stnk dan ktp-nya sebelum ditinggal oleh pelaku,” kata dony, teman korban saat di rumah sakit.
diceritakan, malam itu mulanya zul dan kawan-kawannya sesama komunitas kumpulan orang penggemar indiefilm (kopi) nongkrong di warung mbah cokro, di jalan prapen surabaya.
setelah acara nongkrong buyar, mahasiswa semester enam tersebut bermaksud pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor sendirian.
apes, di tengah perjalanan dia menjadi korban kejahatan dua bandit yang mengendarai satria fu warna biru.
korban dan keluarganya sudah melapor ke polisi.
mereka berharap, petugas bisa segera menangkap pelaku perampasan tersebut.





baca juga



wakapolres gresik jadi wakalpores sidoarjo


dibonceng bertiga, galang jatuh terlindas truk di budaran waru


megawati jadi saksi penipuan pengusaha palawija


korban tewas jadi tersangka kecelakaan maut di sampang


pdam surabaya siapkan hadiah bagi pelapor pencurian air





penulis: m taufik

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.