Halaman

Senin, 07 Juli 2014

Hotel Ini Kerek Revenue Lewat Food dan Baverage




Hotel Ini Kerek Revenue Lewat Food dan Baverage
Hotel Ini Kerek Revenue Lewat Food dan Baverage






surya online, surabaya - tingkat okupansi (keterisian) kamar-kamar hotel di kota surabaya selama bulan ramadan mengalami penurunan hingga pasca lebaran.
penurunan ini terjadi karena hotel-hotel di kota surabaya merupakan hotel bisnis, dimana tamu-tamu penyewa kamar mayoritas pebisnis.
sementara di bulan ramadan, kegiatan pebisnis berkurang hingga tidak ada sama sekali kegiatan bisnis saat lebaran hingga beberapa hari setelahnya.
untuk mengerek pendapatan atau revenue, hotel pun ramai-ramai menawarkan menu makanan dan minuman (food and baverage) yang mereka miliki.
seperti yang ditawarkan hotel swiss belinn, kawasan manyar kertoarjo, surabaya.
public relations (pr) hotel swiss belinn, yonita eka, senin (7/7), menyebutkan pihaknya menawarkan paket promo buka puasa.
"promo buka puasa bersama atau bukber menjadi salah satu yang kami pilih untuk menambah revenue," jelas yonita.
promo bukber ditawarkan dengan harga rp 108.
000 net, menu buffet di restoran balero, dengan target tamu corporate.
"kapasitas restoran memang hanya 60 orang, tapi kami ada beberapa ruang meeting room yang bisa dimanfaatkan," jelas yonita.
di restonya, harga itu merupakan promo all you can eat ramadhan seasons dengan menu-menu indonesian food lengkap, mulai dari appetizer, main course, dessert, dan minum.
di antaranya, sup udang pelangi, ayam goreng kalasan, garang asem, empal gepuk, rawon, sup ayam jamur, pudding, es manado, dan es campur.
menu-menu tersebut berganti setiap hari dan sudah termasuk takjil diantaranya aneka kolak, bubur, aneka es dan jajan pasar.




terkait#puasa

baca juga



yuk, incipi makanan khas timur tengah di ampel street


megasurya gelar buka puasa bareng di desa tambak rejo


ramadan, pedagang makanan takjil raup keuntungan


bupati sidak tiga pusat perbelanjaan di gresik


sidak, disperindag kota malang temukan kecap tanpa masa kadaluarsa





penulis: sri handi lestari

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.