| Distribusi Buku Kurikulum 2013 Belum Tersebar Merata |
surya online, surabaya - tahun ajaran baru 2014-2015 tinggal tiga hari lagi, namun distribusi buku pegangan guru dan siswa yang menjadi rujukan pelaksanaan kurikulum 2013 belum tuntas.
masih banyak kabupaten/kota yang hingga jumat (11/7/2014) belum mendapat pasokan buku.
salah satunya kabupaten sumenep.
kabupaten yang terletak di ujung timur pulau madura ini belum mendapat satupun paket buku kurikulum.
"kami sudah memesan ke pihak penyedia (percetakan tunjukan kemendikbud) dan belum satupun paket yang datang.
kami masih menunggu," kata a shadik, kepala dinas pendidikan sumenep saat ditemui usai rapat di dinas pendidikan jatim, jumat (11/7/2014).
untuk mengantisipasi molornya distribusi ini, kementerian pendidikan dan kebudayaan melalui dinas pendidikan jatim membagi-bagikan compact disk (cd) berisi materi pelajaran kurikulum 2013.
pembagian cd inipun membingungkan karena tidak ada perintah untuk menggandakan, apalagi mencetaknya dalam bentuk buku.
ali nurdin, anggota unit implementasi kurikulum 2013, kemendikbud mengatakan, cd ini hanya untuk referensi guru dalam memberikan pengajaran sambil menunggu kedatangan buku kurikulum.
"ini hanya antisipasi saja," katanya.
menurutnya, sekolah tidak perlu menggandakan atau mencetak cd tersebut menjadi buku ajar karena alokasi anggaran buku dari bantuan operasional sekolah (bos) maupun dana dekonsentrasi hanya untuk pembelian buku di percetakan, bukan menggandakan cd.
diakui ali, distribusi buku memang belum merata di semua daerah.
hal itu menjadi tugas dari percetakan yang ditunjuk.
dia tidak bisa menjamin buku-buku itu akan tiba di sekolah saat proses pembelajaran kurikulum 2013 dimulai karena jumlahnya sangat banyak.
"sekuat tenaga kami semua akan menghadirkan buku ke sekolah.
dan penyedia sekarang sedang bergerak untuk distribusi," tegasnya.
terkait#buku kurikulum 2013
baca juga
ganti menteri, kurikulum 2013 tetap berlaku
konten buku kurikulum rawan diselewengkan
pengadaan buku kurikulum akan ditangani sekolah
penulis: musahadah
editor: titis jati permata
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.