Halaman

Jumat, 27 Juni 2014

Waspadai Perampok Bermobil Mengaku Polisi









surya online, gresik – rofikul fitria (18), warga dusun kricak, desa karangan kidul, dan abdur rahman (21), warga dusun ploso, desa kalipadang, keduanya dari kecamatan benjeng, kabupaten gresik, dirampok oknum yang mengatas namakan polisi di jl raya desa ngembung, kecamatan cerme, kamis (26/6/2014).
empat orang kawanan perampok ini mengaku polisi dengan menggunakan senjata api (senpi), senjata tajam (sajam) dan mobil sejienis avanza.
dari keterangan masyarakat kejadian tersebut bermula saat rofikul mengendarai motor suzuki satria f,  w 6707 ms dengan membonceng abdul rahman.
keduanya ini usai bermain di rumah temannya di desa kepatihan, kecamatan menganti.
tiba-tiba sesampai di jl raya desa ngembung, kecamatan cerme, laju motor dipepet mobil avanza.
korban yang terjatuh tidak segera ditolong melainkan diancam menggunakan senpi dan sajam jenis parang.
“tiga orang berambut cepak itu langsung menodong pistol ke rafi dan langsung dimasukkan mobil.
dan saya kabur, motor saya tinggal bersama kunci,” kata abdul rahman di mapolsek cerme.
di dalam mobil, rafi ditutup kepalanya dengan jaket dan dipukul kepala hingga pelipis kiri lecet dan berdarah.
setelah dibawa keliling-keliling, rafi diturunkan di lakarsantri, surabaya.
“di dalam mobil para perampok mengaku anggota polisi.
berani sama polisi ya? naik motor sembarangan,” kata  rafi menirukan perampok.
sedangkan abdul yang berhasil melarikan diri langsung pulang ke rumah kemudian melaporkan ke polsek cerme bersama dengan rafi.
kapolsek cerme akp irianto mengatakan bahwa korban perampokan massih dalam pengejaran.
“kita masih mendata informasi dan ciri-ciri pelaku yang mengaku-ngaku oknum tni,” kata irianto.
dari pengakuan korban, beberapa barang yang dirampas yaitu sebuah motor suzuki satria fu, sebuah telepon seluler blakcberry, sebuah telepon seluler cross, kartu tanda penduduk (ktp) dan stnk motor.
“pelaku tetap dilakukan pencarian sesuai ciri-ciri dari keterangan saksi.
himbauan kepada masyarakat agar saat keluar malam membawa teman lebih dari dua motor sehingga saat ada oknum penjahat bisa dilumpuhkan  bersama-sama,” katanya.
sebelumnya, juga terjadi aksi kejahatan di wilayah polsek sidayu, kabupaten gresik yang dilakukan tiga orang oknum tni dan berhasil digagalkan.
tiga oknum tni sudah dilimpahkan ke kesatuannya.





baca juga



hingga hari terakhir, 397 psk telah ambil kompensasi


pemkot tak persoalkan pengembalian kompensasi psk dolly-jarak


polisi buru germo lain


bioskop dilarang tayang selama buka puasa hingga usai tarawih


pelanggan dua germo belia sampai jakarta





penulis: sugiyono

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.