surya online, madiun-pembukaan kampus akademi perkeretaapian indonesia (api) di kelurahan nambangan lor, kecamatan manguharjo, kota madiun masih terganjal izin dari menteri pemberdayaaan aparatur negara (menpan) ri.
padahal, kampus ini rencana akan mulai membuaka pendaftaran untuk tahun ajaran baru 2014/2015 mendatang.
kondisi itu, membuat kementerian perhubungan(kemenhub) bakal mengupayakan secepatnya merealisasikan izin dari menpan ri itu, agar tidak ada masalah atas pembukaan api madiun itu.
apalagi, dalam kunjungan di kampus dan asrama api, wakil kedutaan besar amerika serikat, krsiten f bauer sudah memberikan nilai positif terhadap kampus itu.
bahkan, konsulat jenderal (konjen) amerika serikat tertarik untuk bekerjasama diantaranya dalam menyiapkan bantuan beasiswa kepada para taruna api madiun yang berprestasi.
kepala bidang pelatihan pusat pengembangan sdm perhubungan darat, kementerian perhubungan, dedy cahyadi mengatakan ketertarikan kedutaan besar amerika serikat untuk bekerjasama dengan indonesia itu masih berkaitan pengembangan jaringan transportasi kereta api di beberapa wilayah baik di sumatera dan kalimantan.
selain itu, untuk peningkatan kemampuan instruktur, dosen, maupun segi riset (penelitian).
"kemungkinan kerjasamanya tidak hanya sdm, bagi kami peningkatan kemampuan instruktur, dosen, dan penelitian penting.
untuk itu mereka tertarik untuk bekerjasama.
intinya mereka siap mambantu membangun api baik dari sisi kerjasama ekspert (tenaga ahli), bantuan peningkatan kapastitas dosen dan instruktur maupun lainnya," terangnya kepada surya, rabu (18/6/2014).
namun demikian, kata dedy meski sarana dan prasarana serta fasilitas di kampus dan asrama itu sudah memadai, akan tetapi masih ada kendala dalam pendaftaran aturan yang akan mulai dibuka tahun ajaran baru 2014/2015 ini.
yakni masih terkendala izin dari menpan ri.
oleh karenanya, dalam waktu dekat, kemenhub ri akan menggelar pertemuan dengan menpan ri untuk membahas pembentukan organisasi api madiun itu.
apalagi, izin program studi (prodi) dari direktorat jenderal pendidikan tinggi (dijen dikti) kemendikbud sudah turun.
"izin dari dikti itu juga agak lama.
karena izin pendirian prodi dibutuhkan seleksi administrasi dan proses kehati-hatian.
sekarang izin kelembagan dari menpan yang belum selesai meski sudah 2 bulan lalu, kami ajukan.
kami berharap mudah-mudahan bulan depan izin bisa keluar," tegasnya.
sementara atas tawaran kerjasama dengan amerika serikat itu, kata dedy akan dibicarakan lebih lanjut dengan berbagai pihak yang berkompeten.
alasannya, pihaknya juga masih akan mempelajari bidang keahlian yang ditawarkan satu per satu.
"dari sejumlah bidang yang ada, nantinya akan dipilah-pilah.
semua negara memiliki ekspert (tenaga ahli) yang berbeda-beda," pungkasnya.
baca juga
kedubes as dukung kerjasama pt inka madiun
penulis: sudarmawan
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.