| Panwaslu : Hindari Pemasangan Spanduk Pilpres Multitafsir |
surya online, kulon progo - dua tim pemenangan calon presiden-wakil presiden dihimbau tidak membuat spanduk dengan kalimat multitafsir guna menghindari situasi yang tidak kondusif.
seperti spanduk dengan kalimat multitafsir ditemukan di kabupaten bantul, "coblos satu jadi, coblos dua kali gugur", dan "satu dibuka, dua dicoblos".
"saat ini, kami lebih fokus melakukan pencegahan.
kami berharap, tim pemenangan dalam memasang alat peraga kampanye (apk) menghindari kalimat-kalimat multitafisir yang berefek kurang bagus," kata divisi pengawasan panwaslu kulon progo yuli sutardiyo di kulon progo, rabu (25/6/2014).
yuli mengatakan selama tahapan kampanye berlangsung, masing-masing tim pemenangan capres-cawapres sudah memasang spanduk dan deklarasi hingga tingkat pelosok-pelosok desa.
"sampai hari ini tidak ada pelanggaran berat dalam kampanye.
kami hanya menemukan pelanggaran administrasi atas apk milik pasangan capres-cawapres nomor urut satu," kata dia.
ia mengatakan pihaknya juga fokus melakukan pengawasan terdahap pelanggaran pidana pemilu yakni politik uang.
menurut dia, politik uang akan terjadi selama masih ada permintaan dan penawaran.
pemilu kepala daerah hingga pemilihan presiden pasti ada praktik uang.
(ant)
terkait#kpu
berita terkait: pemilu 2014
prabowo-hatta klarifikasi harta kekayaan ke kpk
jokowi : tarawih nomor satu, presiden nomor dua
hari ini, mk bacakan putusan sengketa pemilu
29 surat suara rusak di kpu kota malang
kpu : tidak ada sosialisasi tatap muka dalam pilpres
editor: titis jati permata
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.