| Desa Semare dan Desa Kalirejo Akhirnya Sepakat Berdamai |
surya online, pasuruan- pemerintah kabupaten pasuruan, akhirnya merespon tuntutan warga desa semare, untuk mengadakan islah dengan warga desa kalirejo.
sore itu selasa (17/6/2014), puluhan warga dari kedua desa dikumpulkan di pendopo kecamatan kraton, kabupaten pasuruan.
tampak sejumlah aparat tni dan kepolisian setempat berjaga-jaga di lokasi, untuk mengamankan acara.
kepala bakesbangpol, juswanto menuturkan pertemuan tersebut bertujuan untuk mendamaikan kedua belah pihak yang bertikai.
sebelumnya, beberapa waktu yang lalu, sebenarnya juga telah terjadi perdamaian antara kedua belah pihak keluarga yang menjadi penyebab pertikaian antara dua desa itu di mapolresta pasuruan.
"harapannya, dengan acara islah ini, kedua desa bisa kembali menyatu dalam satu kenyaman, dan rasa aman.
tidak ada emosi lagi antara kedua kedua desa," kata kepala bakesbangpol, juswanto, selasa (17/6/2014) di hadapan puluhan warga desa semare dan desa kalirejo.
acara tersebut juga dihadiri oleh kepala satpol anang saiful, kasdim 0819 pasuruan mayor kuat mulyono, camat suteckto, dan kasat sabhara polresta pasuruan, akp sutiswono.
usai pemaparan dari kasdim, kasat sabhara, dan camat setempat, kemudian dilanjutkan penandatangan kesepakatan bersama yang telah dibacakan sebelumnya dan juga telah disetujui kedua belah pihak.
isi kesepakatan bersama tersebut, di antaranya pengakuan penyesalan dan keprihatinan atas kejadian tawuran.
kedua belah pihak sepakat saling menghormati, dan mengendalikan warganya untuk tidak mudah terprovokasi, dan menjaga kondisifitas di darat maupun laut.
selanjutnya, di saat kedua belah pihak menjalankan aktivitasnya masing -masing, dan sepakat untuk tidak memicu keributan, baik secara kelompok mupun bersama-sma.
apabila terjadi kejadian yang sama baik di darat dan laut, aparat akan memproses secara hukum yang berlaku.
kepala desa semare, yajid, mengaku lebih tenang dengan adanya kesepakatan damai dengan desa kalirejo.
pasalnya, sudah sekitar seminggu warga desa semare khawatir dan tidak berani melaut karena takut diserang.
"insyaallah sudah bisa melaut lagi," katanya.
meski demikian, dirinya belum sepenuhnya lega.
sebab, kata dia tidak seluruhnya warga yang terlibat pertikaian dari dua belah pihak hadir pada sore itu.
menurutnya, warga yang hadir pada sore itu adalah orang-orang yang memang menginginkan perdamaian dan tidak ingin terlibat pertikaian.
"sebenarnya masih banyak hal yang ingin saya sampaikan dalam forum ini, tapi karena sudah terlalu sore, bagaimana lagi.
harusnya yang dihadirkan disini orang-orang yang hobi bertengkar, kalau yang hadir disini sekrang ini memang orang-orang yang suka damai," ucapnya.
dia berharap, selanjutnya akan ada pertemuan-pertemuan serupa dengan melibatkan seluruh warga.
sehingga, warga dari kedua belah pihak benar-benar memahami dampak atau akibat dari perbuatannya.
"untuk langkah awal sudah baik, cuma kedepan harapannya ada tindak lanjut.
ada pertemuan-pertemuan lagi, dengan mengajak orang-orang yang hobi tukaran (bertengkar,-red)," tambahnya.
sementara itu, kepala desa kalirejo, hidayatullah mengatakan, dengan adanya kesepakatan damai tersebut permasalahan antar desa yang bertetangga itu sudah selesai.
warga desa semare tidak perlu khawatir untuk kembali melaut, dan berakitiftas seperti biasanya.
"ya, sudah selesai.
kami semua sudah menerima,"ucapnya.
diberitakan sebelumnya, ratusan warga dari desa semare dan desa kalirejo terlibat bentrok, pada selasa (10/6) lalu.
akibat bentrok tersebut, dua warga semare terkena lemparan batu.
sementara, seorang warga dusun kaligung, desa kalirejo, mengalami luka bacok pada tangan.
tawuran antar dua desa itu, bermula dariinsiden pemukula dua.
remaja dari desa kalirejo, oleh tiga orang remaja dari desa semare.
orangtua korban pemukulan dan warga desa kalirejo yang tidak terima atas perlakuan ketiga remaja dari desa semare akhirnya melakukan penyerangan.
baca juga
takut diserang, puluhan nelayan dari desa semare mengadu ke bupati
penulis: rahadian bagus
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.