Halaman

Minggu, 11 Mei 2014

Triwulan I, Kinerja PT Pelindo III Meningkat Tajam









surya online, surabaya–jumlah kunjungan kapal di wilayah kerja pt pelindo iii pda triwulan i tahun 2014 ini mengalami kenaikan 110 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2013 lalu.
tercatat jumlah realisasi kunjungan kapal di triwulan 2014 ini mencapai 17.
627 unit.
“sementara di periode yang sama di tahun 2013, tercatat sebanyak 16.
026 unit,” jelas edi priyanto, kepala humas pt pelindo iii, minggu (11/5/2014).
sedangkan dalam satuan berat gross tonage kapal, tercatat 72.
474.
357 gt atau 117 persen dibandingkan tahun 2013 pada periode yang sama yaitu 62.
010.
219 gt.
realisasi arus barang dalam satuan ton juga menunjukkan peningkatan, apabila selama triwulan i/2014  tercatat 16.
611.
301 ton atau 112 persen dibandingkan triwulan i tahun 2013 yakni 14.
793.
057 ton.
“demikian juga dengan arus petikemas yang menunjukkan peningkatan.
tercatat realisasi triwulan i tahun 2014 sebanyak 1.
079.
675 teu’s atau 111 persen dibandingkan dengan dengan tahun 2013 pada periode yang sama dimana tercatat 971.
505 teu’s,” lanjut edi.
realisasi arus petikemas triwulan i tahun 2014 mencapai 883.
614 boks atau 102 persen dari anggaran sebesar 869.
843 boks dan dalam satuan teu’s tercapai sebesar 1.
079.
675 teu’s atau 102 persen dari anggaran sebesar 1.
054.
274 teu’s.
realisasi arus petikemas tersebut disumbang oleh 2 (dua) tempat terminal, yaitu terminal konvensional dan terminal petikemas.
edi kembali merinci, realisasi arus petikemas triwulan i tahun 2014 pada terminal konvensional tercatat sebanyak 439.
927 boks atau 101 persen dari anggaran sebesar 433.
662 boks dan 474.
949 teu’s atau 102 persen dari anggaran 464.
022 teu’s.
ketercapaian ini terjadi karena adanya kenaikan arus petikemas antara lain pada pelabuhan tenau kupang, hal ini disebabkan beralihnya kegiatan muatan barang menggunakan petikemas baik di pelabuhan tenau kupang maupun di kawasan waingapu dan kalabahi.
kenaikan petikemas di terminal berlian (pt bjti), disebabkan oleh naiknya arus kunjungan kapal petikemas dikarenakan terminal berlian sudah diperuntukkan menjadi dedicated terminal petikemas domestik.
pada pelabuhan cabang lembar juga meningkat, ini disebabkan meningkatnya konsumsi barang sehari-hari (mie, sabun, keramik, dll) serta adanya semen, tepung, dan pupuk yang diangkut menggunakan petikemas dari surabaya dan makasar.
sedangkan peningkatan petikemas pada pelabuhan cabang sampit, hal ini di karenakan meningkatnya arus petikemas dengan muatan komoditi general cargo dan bahan pokok.
sedangkan realisasi arus petikemas triwulan i tahun 2014 pada terminal petikemas terealisasi 443.
687 boks atau 102 persen dari anggaran sebesar 436.
181 boks dan 604.
726 teu’s atau 102 persen dari anggaran 590.
252 teu’s.
peningkatan ini terjadi pada terminal petikemas semarang (tpks) karena meningkatnya arus petikemas domestik saat awal tahun 2014 dengan rata-rata pertumbuhan arus dalam teu’s yaitu 19 persen per bulan, termasuk dalam komoditi petikemas domestik diantaranya adalah kerajinan tangan (handicraft), bahan pangan, dan pupuk dengan tujuan banjarmasin dan sektor barang konsumsi serta makanan ringan lainnya.
“respon positif dari para pelaku industri di jawa tengah terhadap pembukaan jalur domestik di tpks, utamanya untuk tujuan banjarmasin, jakarta, dan kumai menjadi salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan arus petikemas di semarang dan kenaikan realisasi arus petikemas impor kosong yang mencapai 250 persen dari realisasi triwulan i tahun 2013”, ungkap edi.
baik arus penumpang maupun hewan terjadi peningkatan, pada triwulan i tercatat 676.
482 orang penumpang atau 110 persen dibandingkan triwulan i 2013 yang tercatat 617.
096 orang penumpang.
sedangkan hewan yang diangkut melalui pelabuhan pada terwulan i tercatat 20.
586 ekor atau 115 persen dibandingkan triwulan i tahun 2013  dimana terealisasi 17.
862 ekor hewan.
sepanjang tahun 2014, pt pelindo iii juga mengalokasikan dana untuk investasi sebesar rp.
4,5 triliun.
alokasi dana investasi tersebut nantinya akan digunakan dalam pengembangan fasilitas pelabuhan seperti penambahan panjang dermaga dan memperluas lapangan penumpukan serta pengadaan peralatan bongkar muat.
dana tersebut juga digunakan untuk melakukan ekspansi usaha diantaranya pengembangan terminal teluk lamong dan pembangunan kawasan industri yang terpadu dengan pelabuhan di kawasan gresik atau yang dikenal dengan java integrated industrial estate (jiipe).





baca juga



pt pelindo iii siapkan tender pelebaran apbs





penulis: sri handi lestari

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.