surya online, surabaya - tiga pakar satwa dan kebun binatang dari mancanegara langsung memberikan teori penangangan satwa kbs.
hal itu dilakukan sebagai awal dari pemberian materi latihan kepada para keeper kbs.
di samping itu, tiga pakar satwa dan kebun binatang juga langsung mengajak para keeper kbs melakukan peninjauan ke seluruh area kandang kbs.
sesampai di area karantina satwa dekat kandang gajah, salah satu pakar satwa, agoramoorthy mengajak para keeper melihat dua orang utan masih muda yang dikurung dalam kandang kecil.
setelah dilakukan penggalian kasus ternyata kedua orang utan tersebut sengaja dipisah dari kandangnya karena induk tidak merawat dengan baik.
dan agoramoorthy langsung menginstruksikan penjaga kandang untuk melepas orangutan tersebut dan melihat reaksi yang ditunjukkan.
selain kandang kera, kandang gajah, rusa, sapi, dan beberapa hewan lain juga tak luput dari pengamatan ketiga pakar mancanegara tersebut.
"hari ini kita baru identifikasi masalah secara sekilas.
besok baru lebih kepada praktik para keeper.
nanti akan kami minta mereka (keeper) untuk mempraktekkan bagaimana cara menangani hewan.
nah, dari situ akan diberikan masukan," kata agoramoorthy dalam pelatihan di kbs, senin (12/5/2014).
selain itu, agoramoorthy mengatakan, keeper merupakan elemen penting dalam penanganan hewan.
keeper menjadi pilar sebuah kebun binatang.
maka dari itu, pihak seaza (south east asian zoos association) berinisiatif membantu memberi pelatihan dari elemen yang memang paling dekat dengan satwa.
"pembenahan kebun binatang perlu dimulai dari struktur yang paling bawah dan paling dekat dengan satwa," ucap agoramoorthy.
diungkapkan agoramoorthy, pihaknya sempat melakukan assesement di kbs pada 2001.
hasilnya sangat mengejutkan.
dimana kala itu kbs ternyata menduduki posisi kebun binatang terbaik kedua se-indonesia.
bahkan, untuk kategori kesejahteraan dan tanggung jawab akan satwa, kbs tercatat yang terbaik.
dan semua rincian hasil telah dituangkannya kedalam buku tentang kumpulan hasil audit kebun binatang-kebun binatang di malaysia, singapura, indonesia dan sejumlah negara di asia.
oleh karena itu, agoramoorthy mengatakan, ada banyak faktor sebuah kebun binatang bisa berubah kondisi.
namun terlepas dari itu semua, kbs masih menyimpan potensi untuk kembali menjadi kebun binatang terbaik.
apalagi, pihaknya mengetahui betul kalau pemkot surabaya sangat mendukung dengan berkomitmen mengembalikan kbs pada masa kejayaannya.
"kedatangan kita ini juga karena diminta oleh walikota surabaya.
beliau bertekad membenahi kbs dan itu sangat bagus bagi perkembangan kebun binatang ini," papar agoramoorthy.
sedangkan adanya training dari tiga pakar mancanegara tersebut direspon positif oleh para keeper di kbs.
"kami memang membutuhkan pelatihan-pelatihan semacam ini.
khususnya tentang bagaimana cara penanganan satwa liar.
jujur saja kami ini masih merasa kurang informasi tentang satwa yang kami rawat.
dan pelatihan ini sangat berguna sekali," kata salah seorang keeper kbs.
dirut perusahaan daerah taman satwa kbs (pdts kbs), ratna achjuningrum mengatakan, pelatihan bertajuk animal keeper traning course "responsible zoo keeping" tidak hanya diikuti oleh para keeper, melainkan juga paramedik, ahli nutrisi satwa serta dokter hewan.
total peserta berjumlah sekitar 60 orang.
tujuan pelatihan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam mencintai satwa.
"jadi, pemahaman akan pekerjaan keeper itu tidak sekadar pagi datang kasih makan terus selesai.
namun lebih dari itu, seorang keeper harus mengetahui lebih dalam tentang perilaku satwa.
kalau satwa sakit apa yang harus dilakukan," tutur ratna.
seperti diketahui, tiga orang pakar satwa anggota seaza (south east asian zoos association) mulai memberikan pelatihan kepada para keeper kbs dalam rangka perbaikan mulai 12 - 14 mei 2014.
mereka adalah distinguished research professor dari tajen university, prof g agoramoorthy phd, assistant director of zoology at singapore zoo, sam alagappasamy, dan senior wildlife veterinarian and director of taiping zoo, dr kevin lazarus.
baca juga
kurator menang gugatan, buruh demo di pn surabaya
panitia bagai-bagi es krim sempat ajukan izin ke polsek wonokromo
sarapan dua putih telur rebus
peserta hanya boleh pilih tiga prodi di dua ptn
its siap terima jurusan ips-bahasa
penulis: ahmad amru muiz
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.