Halaman

Senin, 19 Mei 2014

Tahanan Lapas Kabur, Berdalih Keamanan Gedung Tak Ideal




Tahanan Lapas Kabur, Berdalih Keamanan Gedung Tak Ideal
Tahanan Lapas Kabur, Berdalih Keamanan Gedung Tak Ideal






surya online, mojokerto - pihak lapas mojokerto menyalahkan kondisi gedung yang dinilai tak ideal untuk sebuah gedung lapas.
tidak hanya telah termakan usia karena dibangun saat zaman belanda, namun keamanan gedung juga tak mendukung.
selain itu, keterbatasan sdm dan tenaga sipir ada di lapas yang berlokasi di jalan taman siswa tersebut juga menjadi kendala.
kepala lapas mojokerto urib herunadi menjelaskan bahwa setiap hari hanya ada lima petugas sipir yang bertugas menjaga 36 sel.
dari 36 sel ini, kini over capacity.
idealnya cukup dihuni 260 penghuni.
kini dijejali 497 orang.
"mau bagaimana lagi.
ini sudah kedua kali tahanan kami kabur.
gedung dan sistem pengamanan kami memang kurang ideal.
wong sudah zaman londo (belanda) begitu," kata urib.
menurut keterangan otoritas tertinggi di lapas mojokerto tersebut, kaburnya dua tahanan napi itu kebetulan menempati ruang sel yang tidak seperti sel-sel lainnya.
sel kecil yang hanya dihuni napi narkoba dan penipuan itu pada atap plafon tak dipasang jeruji besi.
"kebetulan plafon hanya papan.
sel-sel lain sudah kami pasangi jeruji besi pada plafon karena sebelumnya ada tahanan kabur.
prediksi saya, kaburnya napi itu sudah disiapkan sebelumnya.
satu menjebol yang satu naik dengan kain sarung," kata urib.
dua napi dari sidoarjo dan mojokerto kabur.
mereka baru beberapa bulan ditahan di lapas kelas iib ini.
sesuai catatan petugas lapas, mereka baru tiga bulan.
endik prasetyo adalah napi narkoba kiriman dari sidoarjo.
sementara andy purwanto napi kasus penipuan.




terkait#tahanan kabur, lapas mojokerto

baca juga



polisi tak yakin gergaji besi masuk rutan ponorogo


kapan kami bisa ikut kampanye biar bisa goyang dangdut


kpud datangi 46 napi dan tahanan lapas mojokerto


kejaksaan negeri lamongan buka sayembara buru tahan kabur


belasan polisi lamongan kecele pemulung






editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.