Halaman

Selasa, 06 Mei 2014

Pemilik Madrasah Ini Tak Segan Ikuti Unas Kejar Paket B




Pemilik Madrasah Ini Tak Segan Ikuti Unas Kejar Paket B
Pemilik Madrasah Ini Tak Segan Ikuti Unas Kejar Paket B






surya online, surabaya – mashuri (39), pemilik madrasah ibtidaiyah (mi) roudlotul muta'alimin, karang tembok, kecamatan semampir, surabaya yang tak segan mengikuti ujian nasional (unas) kejar paket b meski usianya tak lagi mudamashuri tampak berdiri di teras sdn simokerto 1 surabaya, selasa (6/5/2014).
memakai setelan hitam putih lengkap dengan sepatu hitam, dia siap menyambut ujian nasional kejar paket b yang hari itu mengujikan pelajaran matematika.
“"namanya mau ujian, ya belajar mbak.
tanya-tanya teman juga kira-kira materi yang diujikan seperti apa," katanya mengawali obrolan dengan surya di teras sekolah.
diakui mashuri dia memang tidak memiliki ijazah smp/mts meski dia sudah menamatkan pendidikan setara mts di pesantren.
hal ini menyulitkannya ketika ada salah satu pamannya menawarkan dia untuk kuliah di lembaga pengembangan bahasa arab taswirul athfal.
"dari situ saya berpikir harus sekolah lagi," kata bapak dua anak ini.
mashuri pun mendaftar di pusat kegiatan belajar masyarakat (pkbm) sunan giri di daerah sidotopo lor, surabaya.
sekolah nonformal itu dilakoninya sembari mengelola mi yang kini siswanya lebih dari 140 anak.
"setelah saya pikir-pikir, wong kepala sekolah (mi) saya saja sarjana pendidikan (spd), masak saya tidak punya ijazah smp," selorohnya sambil tersenyum.
tiga kali seminggu dia harus menjalani pembelajaran di pkbm.
hal itu dilakoninya meski usianya tak lagi muda.
bahkan anak pertamanya kini juga sudah menginjak smp dan anak keduanya juga sibuk mempersiapkan unas sd.
dia berharap bisa lulus kejar paket b sehingga tahun ini bisa melanjutkan ke pkbm setingkat sma.
dan tiga tahun lagi dia sudah bisa melanjutkan kuliah.
diakuinya, pendidikan kini sudah menjadi kebutuhannya yang memang sehari-hari bergelut dengan anak didik.




terkait#ujian nasional

berita terkait: ujian nasional 2014



soal unas braille tercatut nama jokowi, tak diganti karena masalah ongkos


kunci jawaban unas ditemukan di dua smp negeri ini


tak ikuti unas, mayoritas siswa keluar sekolah untuk bekerja


255 siswa di jember absen unas


3 siswa tak ikuti unas smp





penulis: musahadah

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.