Halaman

Selasa, 20 Mei 2014

Menkeu Sampaikan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2015




Menkeu Sampaikan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2015
Menkeu Sampaikan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2015






surya online, jakarta - menteri keuangan chatib basri menyampaikan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal 2015 dalam rapat paripurna dpr ri di jakarta, selasa (20/5/2014).
"ini merupakan penjabaran arah dan strategi yang ditempuh pemerintah untuk merespon dinamika perekonomian, dan menjawab tantangan serta isu strategis untuk mendukung target pemerintah," kata chatib ia menjelaskan pertumbuhan ekonomi global di tahun 2014 dan 2015 diperkirakan akan membaik dan lebih tinggi dibanding 2013.
namun masih terdapat beberapa tantangan dan risiko, antara lain perlambatan ekonomi tiongkok, risiko gejolak likuiditas global sebagai dampak kebijakan tapering off di 2014.
lalu ada rencana kenaikan suku bunga the fed 2015 serta pelaksanaan masyarakat ekonomi asean.
      sementara, tantangan dari dalam negeri antara lain terkait dukungan infrastruktur dan sumber energi serta dampak jangka pendek kebijakan pelarangan ekspor bahan mineral tambang sebagai upaya hilirisasi, masalah ketimpangan pendapatan dan stabilitas fiskal.
      "secara umum, perekonomian domestik melambat 5,8 persen pada 2013, menjadi 5,5 persen pada 2014.
perlambatan tersebut terutama karena menurunnya kinerja ekspor, melambatnya kredit bagi dunia usaha, tingginya suku bunga, lemahnya harga komoditi internasional serta dampak jangka pendek pelarangan ekspor bahan tambang mentah," kata chatib.
     dengan memperhatikan berbagai faktor serta perkembangan ekonomi global dan domestik, pemerintah mengajukan perkiraan asumsi dasar ekonomi makro 2015, yaitu pertumbuhan ekonomi 5,5 persen-6,0 persen, laju inflasi 3,0 persen-5,0 persen dan nilai tukar rp11.
500-rp12.
000 per dolar as.
      kemudian, tingkat suku bunga spn 3 bulan 6,0 persen hingga 6,5 persen, harga icp minyak 95 dolar as-110 dolar as per barel, lifting minyak 900 ribu-920 ribu barel per hari dan lifting gas 1.
200 ribu-1.
250 ribu barel setara minyak per hari.
(ant)     



terkait#chatib basri

baca juga



menkeu chatib basri : perlu kehati-hatian dalam penggunaan bansos






editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.