Halaman

Selasa, 13 Mei 2014

Korban Lari ke Rumah Anaknya




Korban Lari ke Rumah Anaknya
Korban Lari ke Rumah Anaknya






surya online, blitar - kedatangan 200 orang dan langsung membakar rumahnya, tak membuat kakek satir (80), warga dusun besole rt 01/rw 05, desa ngadipuro, kecamatan wonotirto, kab blitar ini langsung pasrah.
meski dalam kondisi ketakutan dan panik, korban tetap berusaha menyelamatkan diri.

ia berusaha lari melalui pintu belakang rumahnya tatkala massa membakar rumahnya, senin (12/5/2014) malam kemarin.
selanjutnya, bapak empat anak dengan 12 cucu yang tinggal sendirian di rumahnya itu langsung lmenyelamatkan diri ke rumah anaknya, kateni (37), yang berada di depan rumahnya.
praktis, saat menuju ke rumah anaknya, ia sempat berpapasan dengan massa.
namun anehnya, korban tak sampai disentuh apalagi disakiti.
dugaan petugas, pelaku memang tak mau menyakiti korban melainkan hanya berniat membakar rumahnya.
 "korban itu kan sudah tua sehingga tak bisa lari cepat.
namun, kalau memang sempat bertemu massa dan tak disakiti, itu semua masih dalam penyelidikan.
sebab, korban korban masih terlihat syock sehingga belum bisa diperiksa," kata akp sulistyo, kapolsek wonotirto, ditemui di tkp.
soal motifnya, sulistyo juga belum berani menduganya.
menurutnya, pihaknya masih menyelidiki dengan mengumpulkan beberapa barang bukti yang ada tkp.
sukamto, kades ngadipuro, kecamatan wonotirto, mengatakan, kejadian itu belum diketahui motifnya, termasuk pelakunya juga tak tahu dari mana.
termasuk soal tuduhan pada korban yang diduga memiliki ilmu santet, juga tak ada warga yang tahu.
sebab, selama ini pekerjaan korban itu hanya mencari rumput dengan memiliki tiga ekor sapi.
namun, di kampungnya, korban juga itu dikenal sebagai orang pintar dan sering ada tamu ke rumahnya.
"biasanya, tamunya itu orang yang akan berangkat ke luar negeri untuk jadi tki.
itu saja, yang kami tahu," ujarnya.
sesaat setelah terjadi aksi massa dan membakar rumah korban, kondisi dusun besole malam itu langsung mencekam.
untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, malam itu didatangkan satu kompi brimob kediri.
mulai pukul 24.
00 wib dan sampai selasa (13/4) siang, petugas brimob dengan bersenjata lengkap masih berada di lokasi.
"selain ada petugas polres, juga diback up brimob, supaya warga merasa aman," kata akbp indarto, kapolres blitar.




terkait#dukun santet, lari keluar

baca juga



sumpah pocong untuk dukun santet


dituduh punya ilmu santet, diamankan di kelurahan


lagi, warga diusir dituduh punya ilmu santet


dituduh miliki ilmu santet, diusir dari desa


dituding dukun santet, nakun tewas dikeroyok warga





penulis: imam taufiq

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.