| Kopi Menyegarkan, Tapi Merusak Alam |
surya online, berlin-kopi minuman favorit di dunia.
sebagai ilustrasi orang jerman paling suka minum kopi dan bukan bir.
tiap orang jerman minum kopi rata-rata 149 liter per tahun, jadi tiga cangkir per hari.
setelah kopi, air jadi minuman kegemaran ke dua.
kopi mengandung kafein.
substansi kimia ini meningkatkan frekuensi hati, memperbesar pembuluh darah di tubuh, tetapi menyempitkan pembuluh darah di otak.
kafein tingkatkan kemampuan bekerja serta konsentrasi dan menyebabkan tidak mengantuk.
tapi kafein juga menyebabkan ketergantungan.
sakit kepala adalah salah satu gejala ketergantungannya.
kopi bukannya tidak sehat.
empat atau lebih banyak cangkir tiap harinya bahkan baik bagi tubuh, kata deutsche grüne kreuz, organisasi jerman yang mengurus kesehatan.
kopi menstimulasi banyak organ.
menurut studi, kopi bisa mengurangi risiko sakit alzheimer dan parkinson.
tanaman kopi berasal dari ethiopia.
pohon kopi bisa setinggi empat meter.
dari pohon itu berasal buah kopi.
dalam proses matang, warna berubah dari hijau jadi kuning dan merah.
dari buah itu diperoleh biji kopi.
buah kopi biasanya dipetik dengan tangan kemudian dikeringkan.
untuk itu buah dijemur beberapa pekan dan dibalik secara teratur.
buah kopi bisa juga dibersihkan dengan air, dan dalam proses berikutnya dipisah antara daging buah dan biji.
setelah dikeringkan, biji kopi hanya perlu dikupas.
setelah itu dipanggang dan digiling jadi serbuk.
tergantung pohonnya, akan diperoleh beberapa jenis kopi: arabika dari pohon kopi arabika, sedangkan robusta dari pohon coffea canephora.
pohon kopi perlu iklim seimbang tanpa suhu ekstrem.
kopi ditanam di negara-negara sekitar katulistiwa.
produsen kopi terbesar dunia adalah brasil, disusul oleh vietnam dan kolumbia.
tiap tahun, di seluruh dunia dipanen sekitar delapan juta ton kopi.
sebagian besar diekspor.
karena permintaan tinggi inilah kopi merusak lingkungan.
secara tradisional, pohon kopi ditanam di sekitar pohon-pohon yang tinggi.
akibatnya, ruang hidup alamiah dan keanekaragaman hayati terjaga.
tetapi konsumsi kopi dunia meningkat.
untuk meningkatkan produksi, banyak pemilik perkebunan mengadakan monokultur.
teknik monokultur ini mengakibatkan banyak jenis burung menderita, karena tidak punya tempat untuk membuat sarang.
kopi ditanam di seluruh dunia, tetapi di negara asalnya, ethiopia, tanaman ini terancam punah.
di negara itu, kopi tumbuh di daerah hutan tropis di daerah kaffa dan menderita akibat pembalakan hutan.
sejumlah program perlindungan kini dilancarkan untuk menjaga kelestariannya.
(de.
dw/dpa)
baca juga
ada 1.
000 misteri rasa di secangkir kopi
penulis: satwika rumeksa
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.