| Duta Indonesia di Olimpiade Astronomi |
surya online, malang – setelah ujian nasional tingkat sma, m faisal djulkifar, siswa kelas 12 ipa sma negeri 3 kota malang, akan mengikuti olimpiade astronomi dan astrofisika atau internasional olimpiade of astronomy and astrophysics 2014 di suceava, rumania, 30 juli 2014.
faisal menjadi duta bangsa bersama enam pelajar lainnya di indonesia dan tiga dosen pembimbing dari fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam institut teknologi bandung (itb).
“saya senang bisa terpilih menjadi tim olimpiade indonesia karena kesempatan ini sangat langka,” kata faisal ditemui surya di sekolahnya, selasa (6/5/2014) siang.
anak pertama dari dua bersaudara ini menjelaskan, sebelum terpilih dalam tim ini, ia harus menempuh serangkaian seleksi melalui ajang olimpiade sains mulai tingkat kota malang, provinsi jawa timur hingga nasional pada 2013.
setelah itu, pria yang lahir 10 oktober 1997 ini juga harus mengikuti dua seleksi lagi sebelum namanya masuk ke dalam tim olimpiade astronomi indonesia.
faisal mengatakan, seleksi tersebut berlangsung mulai desember 2013 di bandung, oleh tiga dosen pembina tim olimpiade dari itb.
soal-soal yang ia kerjakan tentunya lebih banyak terkait bidang astronomi, seperti memilih gambar rasi bintang atau pertanyaan pilihan.
“saat seleksi pertama, jumlah pesertanya ada 31 orang, tapi yang terpilih hanya 16 orang saja termasuk saya,” kata faisal.
selanjutnya, 16 orang ini akhirnya diseleksi kembali pada bulan februari 2014 sampai akhirnya menjadi tujuh orang saja, termasuk faisal.
“seleksinya agak berat karena kami juga diberikan materi, lalu setiap minggu dan setiap harinya diuji lewat soal-soal astronomi,” katanya.
pada seleksi tahap kedua faisal sempat mengunjungi laboratorium boscha di bandung untuk mengamati bintang-bintang.
selain itu dia juga sempat berjalan-jalan ke berbagai wilayah bandung lainnya selama masa karantina.
kendati begitu, ini tidak mudah dilakukan bagi faisal sebab ia harus berpisah dari orang tua dan teman-temannya untuk jangka waktu yang lama.
“masa seleksi itu sampai sebulan.
ya, sebulan penuh saya diberi materi-materi tentang astronomi,” kata faisal.
karena itu pula ia mengaku banyak tugas mata pelajaran di sekolah yang terbengkalai.
tapi masalah ini tidak menjadi kendala karena ia mendapat dukungan penuh dari sekolahnya, seperti diperkenankan mengikuti ujian susulan atau diberi materi tambahan sekolah untuk mengejar ketertinggalannya, termasuk ujian susulan.
“saya tidak menarget tinggi-tinggi untuk menjadi juara.
saya hanya berjanji untuk memberikan kemampuan yang terbaik dalam olimpiade di rumania nanti,” kata faisal yang tahun ini mendaftar kuliah di jurusan teknik sipil itb.
terkait#duta indonesia, di olimpiade astronomi
penulis: adrianus adhi
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.