surya online, surabaya – cuaca surabaya yang tak menentu berpotensi menyebabkan kehilangan cairan tubuh.
ketua forum pers rsud dr soetomo, dr urip murtedjo spb-kl, mengatakan cuaca di indonesia pada umumnya harusnya sudah memasuki musim kemarau.
namun kerena anomali cuaca, hujan tetap turun, bahkan hampir tiap hari terjadi di surabaya.
cuaca tak menentu karena musim pancaroba ini menyebabkan kelembaban tinggi dan membuat tubuh mudah kehilangan elektrolit.
“akibatnya, kekebalan tubuh berkurang dan rentan penyakit, terutama influenza dan ispa,” kata urip, minggu (4/5/2014).
kekebalan tubuh dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi buah-buahan dan sering meminum air putih.
“vitamin c bisa meningkatkan daya tahan tubuh.
air putih menjaga tubuh agar tidak dehidrasi,” sambungnya.
urip mengimbau agar warga mengenakan masker ketika mengendarai sepeda motor.
radikal bebas yang terpapar dari debu jalanan rentan membawa bakteri atau virus penyakit.
“potensi masuknya debu ke dalam tubuh bisa terminimalisir dengan mengenakan masker atau helm full face.
cuaca sedang tidak ramah, lebih baik mencegah dari pada terlanjur sakit,” ujarnya.
terkait#rawan kehilangan cairan tubuh, cuaca tak menentu,
baca juga
cuaca tak menentu rawan kehilangan cairan tubuh
jelang unas, pelajar jalani ritual makan sego golong
kasek keluhkan edaran dindik soal lsm
cuaca tak menentu, hasil panen stroberi turun 50 persen
ketegangan terjadi saat eksekusi rumah di asrikaton
penulis: irwan syairwan
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.