surya online, surabaya - dialog antara perwakilan ratusan pendemo psk dan mucikari dolly dengan camat sawahan berlangsung panas.
pasalnya, perwakilan pendemo meminta camat sawahan menolak penutupan lokalisasi dolly, namun tidak bisa dipenuhi.
camat sawahan, muslich, mengatakan, pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk menolak ataupun menerima penutupan lokalisasi dolly.
ini dikarenakan persoalan penutupan lokalisasi dolly merupakan kewenangan pemkot surabaya.
"saya sebagai camat hanya sebatas memfasilitasi saja.
tidak bisa membuat kebijakan menolak atau menerima penutupan lokalisasi," kata muslich, senin (19/5/2014).
oleh karena itu, ungkap muslich, jika warga keberatan adanya razia lokalisasi dolly yang kini gencar dilakukan nanti akan disampaikan ke pemkot surabaya yang untuk sementara waktu tidak dilakukan lagi.
"dan kita akan perjuangkan agar tidak ada lagi intimidasi terhadap psk dan warga atas rencana penutupan lokalisasi dolly.
dan kita akan berusaha perjuangkan kesejahteraan warga terdampak penutupan lokalisasi dolly," tutur muslich.
baca juga
hanya pelanggaran berat yang ditilang selama operasi simpatik
cegah kabur, dua borgol membelit tangan agung
warga dolly mengaku belum pernah diajak bicara pemkot surabaya
tahanan kabur di mojokerto, kanwil kemenkumham datangkan tim pemeriksa
operasi simpatik semeru, laporkan jika ada polisi yang nakal
penulis: ahmad amru muiz
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.