surya online, surabaya - sejak awal membuat produk fashion, dr ian sudah berniat mengangkat bahan kain-kain etnik indonesia.
ia menilai dengan desain yang tepat kain-kain tradisional yang memiliki ciri khas itu bisa juga tampil modern dan gaul.
“indonesia kaya bahan-bahan khas, selain batik yang sudah umum dikenal, kita juga tenun yang belum terlalu banyak digunakan untuk kebutuhan fashion umum, jadi saya angkat itu.
saya juga pakai batik, tapi biasanya cari-cari batik yang belum terangkat,” papar ian.
khusus untuk produk pakaian dari bahan tenun, ia menggunakan bahan hypoallergenic.
bahan ini tidak menimbulkan iritasi kulit bagi penggunanya.
“secara khusus saya minta pengrajin tenunnya menggunakan benang hypoallergenic, saya yang kasih, jadi desainnya nanti supaya tidak berat, dan makin dicuci akan makin comfort,” terangnya.
untuk bahan produk tasnya, dipilih bahan kain tenun yang waterproof.
jenis bahan ini bisa lebih kuat karena saat terkena hujan, air hujan akan terus mengalir dan jatuh.
dr ian menggunakan bahan kain tenun dari banyak pengrajin di banyak daerah mulai dari ntt, jatim dan jateng yang masing-masing punya karakteristik sendiri.
“kami bisa tahu mereka karena biasanya kalau tengah booring sama rutinitas harian, bersama asisten pelariannya ya hunting pengrajin-pengrajin,” tambahnya.
produk karya dr ian ditawarkan dengan harga bervariasi.
untuk tas, harga mulai rp 1 juta- rp 5 juta.
harga pakaian tenun mulai rp 750.
000.
terkait#dr ian ms, dan fashion, tenun modern
baca juga
dr ian ms dan fashion tenun modern
penulis: dyan rekohadi
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.