Halaman

Jumat, 14 Maret 2014

Ruang Paliatif RS Baptis Terbakar




Ruang Paliatif RS Baptis  Terbakar
Ruang Paliatif RS Baptis Terbakar






surya online, batu - kamis (13/3/2014) sekitar pukul 11.
00 wib, ruang paliaitf acelia lantai 3 rs baptis kota batu terbakar.
para petugas pamadam kebakaran (pmk) sibuk mengevakuasi puluhan pasien yang sedang dirawat di sana.
beberapa pasien yang terjebak di ruang itu, dievakuasi melalui triage atau tali yang dihubungkan dari jendela ruang menuju taman di bawah.
sedangkan pasien di ruang lain, dievakuasi melalui jalan selasar atau jalan penghubung antar ruang.
petugas lainnya berusaha membasahi bagian luar ruang dengan hydrant, supaya api tidak melalap ruang lainnya.
merasa tidak ada lagi pasien di dalam ruang paliatif, petugas pmk pun keluar ruang semua.
tanpa disangka, ternyata masih ada pasien yang berteriak minta tolong karena terjebak api.
akiatnya, dua petugas pmk langsung kembali melalui vertikal rescue yang ada di sebelah gedung.
itulah aksi simulasi, yang dilakukan pmk dinas pu cipta karya dan tata ruang kota batu bekerjasama dengan rs baptis dengan melibatkan 60.
kegiatan yang baru pertamakali digelar di batu, menjadi tontonan masyarakat termasuk pasien rumah sakit tersebut.
kepala uptd pmk dinas pu cipta karya dan tata ruang kota batu, santoso wardoyo mengatakan simulasi penyelamatan manusia di gedung bertingkat baru kali ini dilakukan.
skenarionya, karyawan yang melihat kebakaran di ruang paliatif sudah berusaha memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran (apar), tapi api tidak bisa dipadamkan.
direktur rs baptis, arwhinda pa, spkfr, mars mengakui simulasi seperti ini perlu selain antisipasi jika terjadi kebakaran sesungguhnya juga untuk mengecek hydrant yang selama rs berdiri belum dipakai.
"yang sering simulasi pemadaman api menggunakan apar," ungkapnya.
ia menyebut, seluruh gedung sudah ada apar yang dipasang 15 meter.
sedangkan hydrant ada delapan buah.
“tadi pagi sebelum simulasi, kami sudah memberitahukan kepada seluruh pasien dan karyawan, supaya tidak kaget ketika ada bunyi sirine," pungkasnya.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.