surya online, surabaya – tingginya curah hujan di awal tahun, membuat kinerja sejumlah bisnis melemah, salah satunya bisnis sepeda karena orang jadi malas bersepeda dan ujung-ujungnya penjualan sepeda dan segala aksesorisnya, ikut tereduksi.
dua pabrikan sepeda lokal terbesar di indonesia, pt terang dunia internusa (tdi), yang memproduksi sepeda united, serta pt insera sena, produsen dari polygon, sama-sama mengakui penyerapan pasar di bulan penuh hujan seperti saat ini, mengalami penurunan.
manager promotion tdi indonesia timur, david walalangi, mengatakan, penjualan sepeda berbanding lurus dengan gairah masyarakat untuk menggunakan sepeda itu sendiri.
“kalau hujan begini, siapa mau naik sepeda.
pasti ada dampak buat penjualan,” ujar manager promotion tdi indonesia timur, david walalangi ditemui kamis (13/3/2014).
meski demikian, david mengklaim, pihaknya tidak akan mengerem jumlah produksi.
tahun ini, pabrikan tetap akan mempertahankan angka produksi 1 juta unit sepeda, seperti tahun lalu karena prospek bisnis sepeda di indonesia cenderung terus naik.
harga bbm yang terus naik, ikut mempengaruhi hal tersebut.
sementara, pt insera sena, juga melihat adanya penurunan permintaan di pasar.
bila dibandingkan dengan musim panas, penjualan bisa susut 30 persen.
“dari tahun ke tahun kondisinya selalu begini.
tapi overall, pasar sepeda di indonesia terus tumbuh,” kata general marketing insera, peter mulyadi.
googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.