Halaman

Jumat, 07 Maret 2014

Pemprov Jatim Gelar Musrenbang RPJMD 2014-2019




Pemprov Jatim Gelar Musrenbang RPJMD 2014-2019
Pemprov Jatim Gelar Musrenbang RPJMD 2014-2019






surya online, surabaya – pemprov jatim menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) rencana pembangunan jangka menengah daerah (rpjmd) jatim 2014-2019, kamis (6/3/2014), di ballroom grand city, surabaya.
acara yang membahas agenda pembangunan jatim lima tahun kedepan akan berlangsung dua hari, 6-7 maret 2014 itu mengusung tema “terwujudnya jawa timur lebih sejahtera, berkeadilan, mandiri, berdaya saing, dan berakhlak”.
hadir dalam musrenbang, menteri bppn/bappenas armida salsiah  alisyahbana, menteri pertanian suswono, dirjen bina bangda kemendagri muhammad marwan, dirjen perimbangan keuangan kementrian keuangan boediarso teguh, gubernur soekarwo, wakil gubernur saifullah yusuf, ketua dprd jatim imam sunardhi, bupati dan wali kota se-jatim serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
di hadapan peserta musrenbang, gubernur soekarwo manyampaikan misi yang ingin dicapai lima tahun ke depan.
antara lain, memaksimalkan potensi masyarakat menengah ke bawah menuju kemandirian dan kesejahteraan.
”misi utama kita pada musrenbang kali ini, yakni makin mandiri dan sejahtera bersama wong cilik,” tegasnya.
menurut pakde karwo, misi tersebut dapat dijabarkan dalam lima komitmen.
pertama, meningkatkan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan.
kedua, meningkatkan pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri dan berdaya saing, berbasis agro bisnis/agroindustri dan industrialisasi.
ketiga, meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan dan penataan ruang.
keempat, meningkatkan reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
kelima, meningkatkan kualitas kesalehan sosial dan harmoni sosial.
“strategi umum yang akan dilakukan, yaitu dengan melakukan pembangunan berkelanjutan, pertumbuhan berkelanjutan yang berpihak pada rakyat, dan melakukan pengarusutamaan gender,” katanya.
selain itu, program unggulan lain yang diusung pemprov jatim sesuai misi yang ingin dicapai, misalnya pengembangan wajib belajar 12 tahun, peningkatan dan perluasan bantuan operasional sekolah daerah (bosda) madrasah diniyah, pengembangan smk mini, dan balai latihan kerja (blk) plus, pondok kesehatan desa (ponkesdes), penguatan dan pengembangan taman posyandu, dan sejumlah program unggulan lainnya.
ketua panitia penyelenggara musrenbang, zainal abidin menambahkan, sesuai permendagri nomor 54 tahun 2010 dijelaskan, bahwa dalam proses penyusunan rpjmd diperlukan koordinasi antar instansi pemerintah, partisipasi, serta komunikasi seluruh pelaku pembangunan melalui forum musrenbang.
“makanya 515 orang yang hadir dan diundang dalam musrenbang ini, terdiri dari unsur pemerintah, partai politik, perguruan tinggi, bem, lsm, ormas, perwakilan donor, dewan riset daerah, dan komponen lintas agama,” jelas zainal, yang juga kepala bappeda jatim ini.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.